Setan Berjalan di Aliran Darah, Menyelinap di Sela-sela Shaf Orang Salat
Selasa, 06 Oktober 2020 - 13:06 WIB
Kemudian melalui aliran darah sampai ke dada manusia untuk membisikkan hal-hal yang penuh dengan kejahatan dan kemaksiatan. Oleh karena itu kita wajib waspada dan selalu memohon perlindungan kepada Allah dari gangguan jin. (Baca juga: Setan Senang Melihat Orang Beriman Bersedih )
Terutama saat salat, setan akan berusaha menyelinap baik di sela-sela shaf maupun merasuk ke dalam jiwa untuk membisikkan dan mengajak melamunkan sesuatu.
Salat yang sedang dikerjakannya segera tuntas tanpa memberikan bekas ketawadhuan, khusyuk dan khudluk kepada Allah SWT. Sehingga salat berapa kali pun tidak mengubah sifat buruknya yang masih melekat dalam dirinya. Na’udzubillah min syarri dzalik.
Berapa banyak orang yang telah mengerjakan salat, akan tetapi tidak mampu mengubah diri menjadi lebih baik. Hampir menunjukkan tidak ada dampak positif antara ia telah salat dan tidaknya. (Baca juga: Baca Kalimat Ini Jika Merasa Diganggu Setan Saat Salat )
"Inilah yang perlu mendapatkan perhatian kita agar senantiasa berusaha menjaga kualitas salat. Dan tidak luput semua ini juga karena peran setan yang selalu menggoda dan kita pun tergoda karenanya," tutur Ustaz Muhammad.
Tipuan Setan
Dalam hadis di atas diceritakan, saat itu di antara istri Rasulullah ---sebagaimana dalam riwayat yang lain yaitu Shafiyyah binti Huyay---sedang mendatangi Rasulullah yang sedang iktikaf di masjid di suatu malam.
Baca juga: Pengamat Nilai Dukungan Gatot ke Buruh karena Kepentingan Politik
Saat kembali dan berjalan beriringan dengan Rasulullah ada seorang lelaki dari kaum Anshar yang melihat. Lalu Rasulullah memanggil lelaki itu. Beliau menyampaikan bahwa wanita itu adalah istrinya.
Lelaki dari kaum Anshar tersebut mengatakan bahwa ia tidak tahu kalau itu adalah istri Rasulullah. Dan setelah itu Rasulullah bersabda bahwa setan itu dapat berjalan di aliran darah manusia.
Terutama saat salat, setan akan berusaha menyelinap baik di sela-sela shaf maupun merasuk ke dalam jiwa untuk membisikkan dan mengajak melamunkan sesuatu.
Salat yang sedang dikerjakannya segera tuntas tanpa memberikan bekas ketawadhuan, khusyuk dan khudluk kepada Allah SWT. Sehingga salat berapa kali pun tidak mengubah sifat buruknya yang masih melekat dalam dirinya. Na’udzubillah min syarri dzalik.
Berapa banyak orang yang telah mengerjakan salat, akan tetapi tidak mampu mengubah diri menjadi lebih baik. Hampir menunjukkan tidak ada dampak positif antara ia telah salat dan tidaknya. (Baca juga: Baca Kalimat Ini Jika Merasa Diganggu Setan Saat Salat )
"Inilah yang perlu mendapatkan perhatian kita agar senantiasa berusaha menjaga kualitas salat. Dan tidak luput semua ini juga karena peran setan yang selalu menggoda dan kita pun tergoda karenanya," tutur Ustaz Muhammad.
Tipuan Setan
Dalam hadis di atas diceritakan, saat itu di antara istri Rasulullah ---sebagaimana dalam riwayat yang lain yaitu Shafiyyah binti Huyay---sedang mendatangi Rasulullah yang sedang iktikaf di masjid di suatu malam.
Baca juga: Pengamat Nilai Dukungan Gatot ke Buruh karena Kepentingan Politik
Saat kembali dan berjalan beriringan dengan Rasulullah ada seorang lelaki dari kaum Anshar yang melihat. Lalu Rasulullah memanggil lelaki itu. Beliau menyampaikan bahwa wanita itu adalah istrinya.
Lelaki dari kaum Anshar tersebut mengatakan bahwa ia tidak tahu kalau itu adalah istri Rasulullah. Dan setelah itu Rasulullah bersabda bahwa setan itu dapat berjalan di aliran darah manusia.
Lihat Juga :