Saat Membaca Al-Qur'an, Menangislah..! Boleh Juga Pura-Pura Menangis

Selasa, 20 Oktober 2020 - 16:28 WIB
Hadirkan Rasa Sedih

Pura-pura menangis yang dimaksud dalam hal ini adalah berusaha atau memaksa agar mampu menangis. Imam al-Ghazali memberikan beberapa tips agar kita mampu membaca Al-Qur’an dengan menghayatinya, hingga kita mampu menangis. Sebagaimana disebutkan dalam hadis di atas, pertama yang harus dilakukan oleh seorang qari adalah menghadirkan rasa sedih saat membaca Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an diturunkan dengan kesedihan. (Baca Juga: Fadhillah Membaca 100 Ayat Al-Qur'an dalam Salat Malam )

Imam al-Ghazali berkata: Sesungguhnya cara untuk memaksa diri agar bisa menangis (saat membaca Al-Qur’an) adalah dengan menghadirkan rasa sedih dalam hati.

Tentunya, rasa sedih tidak mungkin bisa serta merta hadir. Lalu bagaimana caranya agar rasa sedih itu bisa hadir? Imam al-Ghazali melanjutkan: “Cara menghadirkan rasa sedih adalah dengan merenungkan ancaman dan janji-janji Allah SWT. Kemudian merenungkan kelalaian kita dalam perintah-perintah dan larangan-larangan Allah SWT tentu kesedihan akan tak dapat terelakkan, kemudian menangis.”

Jika hal-hal di atas, mulai mengingat ancaman, siksaan, dosa, dan lain sebagainya, tidak mampu membuat kita menangis, maka, menurut al-Ghazali, hal itu merupakan musibah terbesar dalam hidup. (Baca Juga: Keajaiban Surah Al-Fatihah Menyembuhkan Penyakit dan Penawar Racun )

Sementara Imam Nawawi di dalam kitab At-Tibyan Fi Adab Hamalatil Qur’an juga menuliskan bab menangis ketika membaca Alquran. Menurutnya, menangis saat membaca Al-Qur’an sangat disunnahkan karena menangis saat membaca Al-Qur’an adalah sifat atau ciri-ciri orang-orang yang arif dan hamba-hamba yang saleh.

“Sesungguhnya menangis saat membaca Al-Qur’an adalah sifatnya orang-orang yang arif dan syiarnya hamba-hambah Allah yang saleh,” (Lihat Muhyiddin Abu Zakariya An-Nawawi, Al-Adzkar An-Nawawi, [Beirut, Darul Kutub Al-Islamiyah: 2004], juz I, halaman 165).

Kisah Orang Saleh

Imam An-Nawawi menyebutkan bahwa menangis saat membaca Al-Qur’an adalah salah satu tanda atau implikasi dari kekhusyuan. Dalam hal ini, Imam An-Nawawi mengutip Surat Al-Isra ayat 109:

وَيَخِرُّونَ لِلْأَذْقَانِ يَبْكُونَ وَيَزِيدُهُمْ خُشُوعًا

Artinya, “Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu'.” (Al-Isra ayat 109).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!