Zainab binti Khuzaimah, Ibundanya Kaum Fakir Miskin

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 17:14 WIB
Sebagai Rasul yang membawa rahmat bagi alam semesta, rela mendahulukan kepentingan kaum muslimin, termasuk kepentingan Zainab. Beliau senantiasa memohon kepada Allah agar hidup miskin dan mati dalam keadaan miskin dan dikumpulkan di Padang Mahsyar bersama orang-orang miskin.

Meskipun Nabi mengingkari beberapa nama atau julukan yang dikenal pada zaman jahiliyah, tetapi Rasulullah tidak mengingkari julukan “ummul-masakin” yang disandang oleh Zainab binti Khuzaimah.

(Baca juga : Termasuk Anies dan Gatot, Ini Tokoh Nonparpol yang Kerap Masuk Bursa Capres 2024 )

Menjadi Ummul-Mukminin

Tidak diketahui dengan pasti masuknya Zainab binti Khuzaimah ke dalam rumah tangga Rasulullah Shallalahu’alaihi wasallam, apakah sebelum Perang Uhud atau sesudahnya. Beliau Shallalahu’alaihi wa sallam menikahinya karena kasih sayang terhadap umat.

Dikisahkan wajah Zainab tidak begitu cantik dan tidak seorang pun dari kalangan sahabat yang menikahinya. Lamanya berada dalam kehidupan rumah tangga nubuwwah sangatlah singkat hanya 4 – 8 bulan saja.

(Baca juga: Prancis: Perang Melawan Ideologi Islam Berarti Lebih Banyak Serangan )

Kematian telah menjemputnya semasa Rasulullah masih hidup. Di dalam kitab sirah pun tidak dijelaskan penyebab kematiannya. Zainab meninggal pada usia relatif muda, kurang dari tiga puluh tahun, dan Rasulullah yang menyalatinya.

Wallahu A’lam.
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!