Waspada, Perbuatan Dosa yang Terlalu Dianggap Biasa

Rabu, 09 Desember 2020 - 19:50 WIB
Waqahah adalah menjauhi suatu aturan agama dengan tidak mau melakukannya karena mengkhawatirkan harga diri atau martabatnya jatuh. Penyakit hati waqahah ini juga bisa terjadi saat seseorang merasa malu berjalan dengan orang fakir, membantu kesulitannya, atau melakukan pekerjaan yang dianggap rendah oleh manusia.

Penyakit ini biasanya akan mengakibatkan kemaksiatan yang cenderung pada kekufuran. Sifat ini biasanya dibarengi dengan keraguan terhadap kebenaran Islam dan pengagungan terhadap jalan yang sesat.

4. Keras kepala (Inad)

Penyakit hati ini biasanya timbul akibat dari penolakan terhadap kebenaran dan nasihat yang datang kepada seseorang. Disisi lain sebenarnya ia mengetahui dan mengakui kebenarannya, namun enggan menerimanya.

(Baca juga : 77 Buruh di Kawasan Industri MM2100 Bekasi Positif COVID-19 )

Orang yang beriman akan menerima kebenaran dari mana dan dari siapapun datangnya. Karena di antara hikmah keimanan adalah adanya pengakuan dan menerima yang direalisasikan dalam amal saleh.

Sikap Inad ini biasanya muncul akibat takabur dan riya, meras lebih dari orang lain. Selain itu, ia juga timbul akibat rasa dendam kepada pembawa kebenaran, hasud dan tamak. Jika seseorang memiliki sifat ini, maka akibat buruknya adalah kekufuran dan kerusakan dimanapun ia berada. Biasanya dia akan menjadi orang yang penentang.

5. Berpikir sempit (Baladah)

Baladah merupakan penyakit yang timbul akibat sempitnya pemikiran seseorang untuk menemukan kebaikan di antara keburukan, atau memperoleh manfaat di antara keburukan.

(Baca juga : Jangan Salah, Olahraga Sore Dapat Berikan Manfaat Kesehatan yang Optimal )

Orang yang berpikiran sempit akan sulit melihat kebaikan di tengah musibah yang tengah menimpanya. Ia juga cenderung akan sellau melihat sisi buruk orang lain dan mengarah kepada suudzhon atau selalu berprasangka buruk. Tentu hal ini sangat tidak disukai oleh Allah.

Wallahu A'lam.
(wid)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
اَحَسِبَ النَّاسُ اَنۡ يُّتۡرَكُوۡۤا اَنۡ يَّقُوۡلُوۡۤا اٰمَنَّا وَهُمۡ لَا يُفۡتَـنُوۡنَ (٢) وَلَقَدۡ فَتَـنَّا الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِهِمۡ‌ فَلَيَـعۡلَمَنَّ اللّٰهُ الَّذِيۡنَ صَدَقُوۡا وَلَيَعۡلَمَنَّ الۡكٰذِبِيۡنَ (٣) اَمۡ حَسِبَ الَّذِيۡنَ يَعۡمَلُوۡنَ السَّيِّاٰتِ اَنۡ يَّسۡبِقُوۡنَا‌ ؕ سَآءَ مَا يَحۡكُمُوۡنَ (٤)
Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, Kami telah beriman, dan mereka tidak diuji? Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta. Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput dari (azab) Kami? Sangatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu!

(QS. Al-'Ankabut Ayat 2-4)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More