Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani Menjawab Mereka yang Marah kepada Tuhan
Selasa, 05 Januari 2021 - 13:23 WIB
Waspadalah akan keserasian dengan diri, sebab hal ini adalah musuh Allah dan kawan musuhmu, yakni si Iblis nan terlaknat.
Takutlah kepada Allah, takutlah kepada Allah. Waspadalah, waspadalah. Kutuklah dirimu sendiri, nisbahkanlah ketakadilan kepadanya, bacakanlah kepadanya firman Allah:
“Adakah Allah menyiksamu, jika kamu bersyukur lagi beriman?” (QS.4:147)
“Ini dikarenakan perbuatan-perbuatanmu sebelumnya, sesungguhnya Allah adil terhadap hamba-hamba-Nya.” (QS.3:181)
“Sesungguhnya Allah tak menzalimi, tapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.” (QS.10:44)
Bacakanlah bagi dirimu kata-kata ini, ayat-ayat lain Al-Quran dan sabda-sabda Nabi. Berperanglah melawan dirimu demi Allah. "Jadilah komandan pasukan-Nya, sebab kedirianmu adalah musuh terbesar di antara musuh-musuh terbesar Allah," demikian Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani. (Baca juga: Syaikh Abdul Qadir AL-Jilani: Tiada Maqam Setelah Wali dan Badal Selain Maqam Nabi ).
Takutlah kepada Allah, takutlah kepada Allah. Waspadalah, waspadalah. Kutuklah dirimu sendiri, nisbahkanlah ketakadilan kepadanya, bacakanlah kepadanya firman Allah:
“Adakah Allah menyiksamu, jika kamu bersyukur lagi beriman?” (QS.4:147)
“Ini dikarenakan perbuatan-perbuatanmu sebelumnya, sesungguhnya Allah adil terhadap hamba-hamba-Nya.” (QS.3:181)
“Sesungguhnya Allah tak menzalimi, tapi merekalah yang menzalimi diri mereka sendiri.” (QS.10:44)
Bacakanlah bagi dirimu kata-kata ini, ayat-ayat lain Al-Quran dan sabda-sabda Nabi. Berperanglah melawan dirimu demi Allah. "Jadilah komandan pasukan-Nya, sebab kedirianmu adalah musuh terbesar di antara musuh-musuh terbesar Allah," demikian Syaikh Abdul Qadir Al-Jilani. (Baca juga: Syaikh Abdul Qadir AL-Jilani: Tiada Maqam Setelah Wali dan Badal Selain Maqam Nabi ).
(mhy)
Lihat Juga :