Canda Ala Sufi: Pipa, Pindah Rumah, dan Kuah Itik

Rabu, 06 Januari 2021 - 16:22 WIB
Nashruddin Hoja. Foto/Ilustrasi/Ist
Berikut Canda Ala Sufi yang diterjemahkan oleh Muhdor Assegaf dari karya Nashruddin dengan judul asli Nawadhir Juha al-Kubra..



Baca juga: Canda Ala Sufi: Pemberian Allah atau Manusia?


Sumbat Pipa

Di hari yang panas menyengat, Nashruddin kehausan. Saat itu, dia baru saja kembali dari perjalanan yang sangat jauh. Tetapi, wajah Nashruddin tampak berseri ketika dia melihat sebuah pipa air di seberang jalan. Sayang, bagian ujung pipa—tempat keluarnya air—tertutup oleh sepotong kayu.

Sembari mendekatkan mulutnya yang menganga ke arah penutup itu, dia menarik sumbat kayu itu dengan sekuat tenaga. Setelah lepas, air dari pipa itu menyembur dengan sangat kuat sehingga seluruh tubuh Nashruddin menjadi basah kuyup.

Nashruddin pun memelototi kayu itu seraya berteriak, "Andai kamu tidak gila, orang-orang tidak akan meletakkanmu di tempat yang lebih rendah darimu!"

Baca juga: Canda Ala Sufi: Perintah Itu Mudah, Tetapi Pelaksanaannya Sulit

Aku Telah Pindah ke Rumah Ini

Suatu malam, seorang pencuri memasuki rumah Nashruddin dan hendak membawa kabur hampir semua barang milik Nashruddin yang ada di rumahnya. Sementara, dia hanya memperhatikan gerak-gerik pencuri itu dari kamarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!