Pentingnya Berdoa, Memohon Perlindungan Allah dari Kematian yang Mengerikan

Senin, 11 Januari 2021 - 07:07 WIB
Salah satu korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. Foto: SINDOphoto/Sutikno
Kecelakaan yang menimpa salah satu pesawat Sriwijaya Air sehingga menewaskan seluruh penumpangnya memberi pelajaran bagi kita untuk lebih meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Ta'ala. (Baca juga: Insiden Sriwijaya Air SJ 182 Harus Jadi Dasar Evaluasi Seluruh Maskapai )


Tatkala bayang-bayang musibah datang silih berganti, Rasulullah SAW telah memberi contoh pentingnya berdoa, memohon perlindungan kepada Allah dari kematian yang mengerikan, di dalamnya adalah kecelakaan jatuh dari pesawat terbang.

Dengan doa , hati menjadi tentram, menyandarkan segala harapan kepada Yang Maha mengabulkan, sekaligus memupus rasa takut dan was-was dari setan.

عَنْ أَبِي الْيَسَرِ قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ : اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي ، وَالْهَدْمِ ، وَالْغَرَقِ ، وَالْحَرِيقِ ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا.

“Dari Abul Yasar ia berkata, ‘Dahulu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa, ‘Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari terjatuh dari tempat yang tinggi, dari tertimpa bangunan (termasuk terkena benturan keras dan tertimbun tanah longsor), dari tenggelam, dan dari terbakar. Aku juga berlindung kepada-Mu dari campur tangan setan ketika akan meninggal. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal dalam keadaan lari dari medan perang. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal karena tersengat hewan beracun’” (HR. al-Nasa’i no. 5531, dinilai shahih oleh Syaikh al-Albani).

Baca juga: Korban Pesawat Jatuh Insya Allah Mendapat Status Syahid

Kematian dalam kondisi tersebut sangat keras dan melelahkan. Boleh jadi seseorang ketika mengalami hal itu imannya tidak kokoh, sehingga setan mampu menggelincirkannya dari iman.

Sementara itu, manusia adalah makhluk yang lemah, mudah putus asa, sehingga selayaknya memohon agar diberikan kemudahan, lebih-lebih pada kondisi ketika akan meninggal.

Mati Syahid

Di sisi lain, Rasulullah juga mengabarkan bahwa mati karena tenggelam, terbakar, dan tertimpa bangunan akan mengantarkan seseorang meraih status syahid di akhirat . Rasulullah SAW mengabarkan ada tujuh golongan syuhada selain yang mati di medan perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!