Tingkatan Iman Manusia, Di Mana Posisi Kita?

Selasa, 19 Januari 2021 - 08:53 WIB
Tak hanya terdapat lima tingkatan iman tersebut, karena menurut Syekh Ibnu Athaillah dalam Al-Hikam-nya terdapat 6 tingkatan keimanan yaitu penambahan iman di tingkat maqam baqa. Pada tingkatan keenam ini dianggap lebih sempurna karena selain menjaga hubungan dengan Allah, juga tetap menjaga hubungan antara alam, manusia, dan hewan. Seseorang juga memandang dua entitas yang berbeda yaitu Allah sebagai ujud hakiki dan makhluk-Nya sebagai ujud majazi.

Dalam kutipan Al-Hikam seperti dinukil NU Online, menunjukkan tingkat keimanan maqam baqa.

"Sahabat Abu Bakar al-Siddiq Radhiyallahu'anhu memerintahkan Aisyah Radhiyallahu'anha ketika turun ayat pembebasannya dari fitnah melalui lisan Rasulullah, 'Wahai 'Aisyah, sampaikan ucapan terima kasih kepada Rasulullah!' "Demi Allah, aku tidak akan berterima kasih kecuali kepada Allah," jawab Aisyah.

Baca juga: Pemimpin Agama Yahudi di Israel Sebut Vaksin COVID-19 Ubah Orang Jadi Gay

Sahabat Abu Bakar al-Siddiq lalu menunjukinya dengan maqam yang lebih sempurna, yaitu maqam baqa yang menuntut ketetapan eksistensi ciptaan-Nya.

Allah berfirman,

وَوَصَّيۡنَا الۡاِنۡسٰنَ بِوَالِدَيۡهِ‌ۚ حَمَلَتۡهُ اُمُّهٗ وَهۡنًا عَلٰى وَهۡنٍ وَّفِصٰلُهٗ فِىۡ عَامَيۡنِ اَنِ اشۡكُرۡ لِىۡ وَلِـوَالِدَيۡكَؕ اِلَىَّ الۡمَصِيۡرُ

"Bersyukurlah kepada-Ku dan bersyukurlah kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada-Ku tempat kembali," (QS.Luqman: 14).

Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Tidak dianggap bersyukur kepada Allah kalau tidak berterima kasih kepada orang lain."

Baca juga: Jadwal Toyota Thailand Open 2021, Enam Wakil Indonesia Bakal Unjuk Gigi

Tentu saja ketika itu Siti Aisyah sedang tercabut dari penglihatannya dan lenyap dari ciptaan-Nya sehingga ia hanya menyaksikan Allah yang maha esa dan maha perkasa."

Wallahu A'lam.
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!