Surga Firdaus Bagi Orang yang Menepati Janji
Jum'at, 12 Februari 2021 - 10:42 WIB
Hanya orang-orang yang beriman lagi bersih jiwanya, yang akan memasuki surga, salah satunya hamba Allah yang suka menepati janjinya. Foto ilustrasi/ist
Hanya orang-orang yang beriman lagi bersih jiwanya , yang akan memasuki surga. Surga itu memiliki banyak tingkatan, dan yang paling utama adalah Firdaus. Sungai-sungai surga memancar darinya, dan di atasnya adalah Arsy ar-Rahman.
Baca juga: Belajar Menepati Janji Dari Para Nabi
Tempat dengan keutamaan yang besar ini hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang memiliki sifat-sifat baik, di antaranya adalah menepati janji . Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِأَمَٰنَٰتِهِمۡ وَعَهۡدِهِمۡ رَٰعُونَ
“Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya.” (QS al-Mu`minun: 8)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
اضْمَنُوا لِي سِتًّا مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَضْمَنْ لَكُمُ الْجَنَّةَ: اصْدُقُوا إِذَا حَدَّثْتُمْ، وَأَوْفُوا إِذَا وَعَدْتُمْ، وَأَدُّوا إِذَا اؤْتُمِنْتُمْ، وَاحْفَظُوا فُرُوجَكُمْ، وَغُضُّوا أَبْصَارَكُمْ، وَكُفُّوا أَيْدِيَكُمْ
“Jagalah enam perkara ini oleh kalian, niscaya aku akan menjamin surga untuk kalian: jujurlah dalam berbicara, tepatilah janji, tunaikanlah amanah apabila kalian diberi amanah, jagalah kemaluan, tundukkanlah pandangan, dan tahanlah tangan-tangan kalian (dari sesuatu yang dilarang).” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, al-Hakim, dan al-Baihaqi, dalam Syu’abul Iman)
Baca juga: Menjaga Wudhu Demi Husnul Khotimah
Sebaliknya, menurut Ustadz Abu Muhammad Abdulmu’thi, Lc, ingkar janji akan mendatangkan kutukan dan menjerumuskan ke dalam siksa. "Siapa pun orangnya, jika fitrahnya masih sehat, ia tidak akan menyukai orang yang berbuat ingkar janji. Sebab, orang yang seperti ini akan dijauhi oleh masyarakat dan tidak memiliki harga diri di mata mereka,"ungkap dai asal Yogyakarta ini.
Baca juga: Belajar Menepati Janji Dari Para Nabi
Tempat dengan keutamaan yang besar ini hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang memiliki sifat-sifat baik, di antaranya adalah menepati janji . Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَٱلَّذِينَ هُمۡ لِأَمَٰنَٰتِهِمۡ وَعَهۡدِهِمۡ رَٰعُونَ
“Dan (sungguh beruntung) orang yang memelihara amanat-amanat dan janjinya.” (QS al-Mu`minun: 8)
Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
اضْمَنُوا لِي سِتًّا مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَضْمَنْ لَكُمُ الْجَنَّةَ: اصْدُقُوا إِذَا حَدَّثْتُمْ، وَأَوْفُوا إِذَا وَعَدْتُمْ، وَأَدُّوا إِذَا اؤْتُمِنْتُمْ، وَاحْفَظُوا فُرُوجَكُمْ، وَغُضُّوا أَبْصَارَكُمْ، وَكُفُّوا أَيْدِيَكُمْ
“Jagalah enam perkara ini oleh kalian, niscaya aku akan menjamin surga untuk kalian: jujurlah dalam berbicara, tepatilah janji, tunaikanlah amanah apabila kalian diberi amanah, jagalah kemaluan, tundukkanlah pandangan, dan tahanlah tangan-tangan kalian (dari sesuatu yang dilarang).” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, al-Hakim, dan al-Baihaqi, dalam Syu’abul Iman)
Baca juga: Menjaga Wudhu Demi Husnul Khotimah
Sebaliknya, menurut Ustadz Abu Muhammad Abdulmu’thi, Lc, ingkar janji akan mendatangkan kutukan dan menjerumuskan ke dalam siksa. "Siapa pun orangnya, jika fitrahnya masih sehat, ia tidak akan menyukai orang yang berbuat ingkar janji. Sebab, orang yang seperti ini akan dijauhi oleh masyarakat dan tidak memiliki harga diri di mata mereka,"ungkap dai asal Yogyakarta ini.
Lihat Juga :