Mengenal dan Memahami Macam-Macam Takdir

Rabu, 24 Februari 2021 - 18:04 WIB
Baca juga: Usai Banjir, Keberangkatan KA Daop 1 dari Gambir dan Pasar Senen Kembali Normal

3. Takdir Kitaabah

Takdir kitabaah merupakan pencatatan perjanjian saat manusia ditanya oleh Allah tentang kesakian Tuhan mereka, sebagaimana tertulis dalam ayat berikut,

“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuban kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengata-kan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”. atau agar kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu ?” (QS. Al A’raaf 172-173).

Baca juga: 35% Penerima Kartu Prakerja Telah Kembali Bekerja dan Berwirausaha

4. Takdir Hauli

Malam lailatul qadar adalah malam yang sangat mulia, saat itulah Allah tetapkan takdir manusia atas segala sesuatu yang akan terjadi dalam satu tahun, disebut juga sebagai takdir hauli.

Allah berfirman, “Haa miim . Demi Kitab (Al Qur’an) yang menjelaskan, sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah , (yaitu) urusan yang besar dari sisi Kami. Sesungguhnya Kami adalah Yang mengutus rasul-rasul” (QS. Ad Dukhaan:1-5)

5. Takdir ‘Umri

Takdir umri merupakan salah satu ketetapan Allah yang telah ada sejak penciptaan nutfah di dalam rahim. Saat itu Allah telah tentukan jenis kelaminnya, ajal, amal, rizki dan susah senangnya. Semuanya telah ditetapkan, tidak akan bertambah dan tidak berkurang.

Baca juga: Dituduh Radikal, Din Syamsuddin: Sangat Tidak Kaget



Setelah mengetahui dan meyakini bahwa Allah telah menetapkan takdir pada setiap hamba-Nya, sebagai manusia yang beriman kita harus tetap berikhtiar dan memiliki kehendak atau kemampuan untuk melakukan sesuatu.

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!