Kapan Turunnya Lailatul Qadar? Perhatikan Tanda-tanda Ini

Selasa, 19 Mei 2020 - 08:15 WIB


1. Dikatakan pada malam itu semua pohon merunduk, kalau sudah lewat Lailatul Qadar tegak lagi. Itu diceritakan oleh ulama tapi kita tidak punya dalil yang sahih.

2. Dikatakan pada malam itu air laut biasanya asin, pada pagi hari air laut menjadi tawar. Tapi tidak ada dalil yang kuat.

3. Tidak terdengar suara anjing, tidak terdengar suara keledai.

4. Dikatakan pada malam itu semua Malaikat turun dalam menyalami semua orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar pada malam itu. Itu kita tidak temukan dalilnya. Hanya Malaikat turun membawa keselamatan.

Semua itu disebutkan oleh para ulama, tetapi tidak berasal dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Lailatul Qadar bisa dilihat dengan mata telanjang dari tanda-tanda yang kita sebutkan tadi atau bisa bermimpi, ada atsar-atsar yang mutawatir bahwa ada sebagian orang beriman sudah mimpi, sudah melihat.

Imam An-Nawawi kecil juga disebutkan bisa melihatnya di kisah biografi Imam Nawawi pengarang Kitab Riyadhus Shalihin, Al-Adzkar, Hadits Arba'in, dan lain-lain. Artinya orang-orang saleh, para wali yang levelnya dekat dengan Allah Ta'ala mereka ini merasakan dengan hati turunnya Lailatul Qadar , karena di malam itu berasa. (Baca Juga: Kencangkan Sarung, Berikut Tips 10 Malam Terakhir Ramadhan)



Catatan yang Harus Diperhatikan

Barang siapa melihatnya langsung atau merasakannya, dianjurkan untuk menyembunyikannya. Kata Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Majmu' jilid 6 halaman 453, dianjurkan bagi mereka yang melihat, merasakan, mimpi Lailatul Qadar lebih bagus disembunyikan. Kenapa harus disembunyikan? Berikut alasannya:

1. Ini karamah. Karamah disembunyikan bukan untuk dipamerkan.

2. Agar tidak termasuk ujub dan riya' di dalam hati orang tersebut, khawatir nanti orang menganggapnya waliyullah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!