Kencangkan Sarung, Berikut Tips 10 Malam Terakhir Ramadhan
Kamis, 14 Mei 2020 - 17:47 WIB
loading...
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam apabila memasuki 10 hari terakhir Ramadhan ini, beliau mengencangkan ikatan sarungnya. Foto/dok islamkafah
A
A
A
Fase 10 hari terakhir Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk memperbanyak amal saleh demi meraih ridha Allah Ta'ala. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila memasuki 10 hari terakhir Ramadhan ini, beliau mengencangkan ikatan sarungnya (memperbanyak ibadah).
Bagaimana kita mengisi dan menghidupkan amalan pada 10 hari terakhir Ramadhan ini? Berikut tips dari Syeikh Tawfique Chowdhury (Australia) dilansir dari akun Facebook One Day One Juz diterjemahkan oleh Ustaz Hilman Rosyad Lc beberapa waktu lalu. (Baca Juga: Raih Keutamaan Sepuluh Hari Akhir Ramadhan)
1. Mulailah dengan niat yang bersih dan tulus. Jika sampai hari ini ibadah terasa belum maksimal, bersiaplah untuk memaksimalkannya. Jika engkau benar-benar ingin memperbaikinya, masih ada waktu!
2. Hari ini, bacalah tafsir surat Al-Qadr, dan pahami apa yang sesungguhnya terjadi pada malam Lailatul Qadar . Kau akan merasakan keagungan dan kekuatannya insya Allah.
3. Jangan menunggu hingga malam ke 27 untuk mengerahkan segalanya. Seluruh malam dari 10 malam terakhir seharusnya jadi targetmu. Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai Lailatul Qadar terlewati begitu saja.
4. Jangan ikut-ikutan dengan perayaan-perayaan atau kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh kelompok-kelompok tertentu. Ikutilah Sunnah Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam. Tuntunan beliau adalah: "Barangsiapa yang berjaga (tidak tidur) dan berdoa pada malam Lailatul Qadar dengan iman dan pengharapan akan ganjarannya, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni."
5. Hafalkan doa malam Lailatul Qadar yang diajarkan Rasulullah shalallahu 'alaiihi wasallam ini: "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa' fu'anni" (Ya Allah, Engkau Maha pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku).
6. Siapkan daftar pendek doa-doa untuk dipanjatkan. Ingat, ini adalah waktu yang sangat istimewa bagi seorang hamba. Malam Qadar ! Malam ditetapkannya takdir! Pilihlah doa doa terbaik untuk agamamu, dunia akhiratmu dan keluargamu. Jangan lupakan saudara-saudaramu muslimin yang tengah kesusahan di berbagai belahan dunia.
7. Sempatkan tidur siang sejenak jika memungkinkan. Jagalah perutmu agar tidak terlalu kenyang dan tidurlah segera setelah isha dan tarawih sekedar untuk menyegarkan diri. Lalu bangunlah untuk beribadah.
8. Jangan lupakan keluargamu! Rasulullah membangunkan para istrinya pada malam-malam ini. Anak-anak pun bisa diajak beribadah untuk beberapa saat, walau mungkin tidak selama orang dewasa. Siapkan, semangati dan motivasi mereka!
Bagaimana kita mengisi dan menghidupkan amalan pada 10 hari terakhir Ramadhan ini? Berikut tips dari Syeikh Tawfique Chowdhury (Australia) dilansir dari akun Facebook One Day One Juz diterjemahkan oleh Ustaz Hilman Rosyad Lc beberapa waktu lalu. (Baca Juga: Raih Keutamaan Sepuluh Hari Akhir Ramadhan)
1. Mulailah dengan niat yang bersih dan tulus. Jika sampai hari ini ibadah terasa belum maksimal, bersiaplah untuk memaksimalkannya. Jika engkau benar-benar ingin memperbaikinya, masih ada waktu!
2. Hari ini, bacalah tafsir surat Al-Qadr, dan pahami apa yang sesungguhnya terjadi pada malam Lailatul Qadar . Kau akan merasakan keagungan dan kekuatannya insya Allah.
3. Jangan menunggu hingga malam ke 27 untuk mengerahkan segalanya. Seluruh malam dari 10 malam terakhir seharusnya jadi targetmu. Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai Lailatul Qadar terlewati begitu saja.
4. Jangan ikut-ikutan dengan perayaan-perayaan atau kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh kelompok-kelompok tertentu. Ikutilah Sunnah Nabi shalallaahu 'alaihi wasallam. Tuntunan beliau adalah: "Barangsiapa yang berjaga (tidak tidur) dan berdoa pada malam Lailatul Qadar dengan iman dan pengharapan akan ganjarannya, dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni."
5. Hafalkan doa malam Lailatul Qadar yang diajarkan Rasulullah shalallahu 'alaiihi wasallam ini: "Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa' fu'anni" (Ya Allah, Engkau Maha pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku).
6. Siapkan daftar pendek doa-doa untuk dipanjatkan. Ingat, ini adalah waktu yang sangat istimewa bagi seorang hamba. Malam Qadar ! Malam ditetapkannya takdir! Pilihlah doa doa terbaik untuk agamamu, dunia akhiratmu dan keluargamu. Jangan lupakan saudara-saudaramu muslimin yang tengah kesusahan di berbagai belahan dunia.
7. Sempatkan tidur siang sejenak jika memungkinkan. Jagalah perutmu agar tidak terlalu kenyang dan tidurlah segera setelah isha dan tarawih sekedar untuk menyegarkan diri. Lalu bangunlah untuk beribadah.
8. Jangan lupakan keluargamu! Rasulullah membangunkan para istrinya pada malam-malam ini. Anak-anak pun bisa diajak beribadah untuk beberapa saat, walau mungkin tidak selama orang dewasa. Siapkan, semangati dan motivasi mereka!
Lihat Juga :