Fira'un Gagal Tobat karena Dihalangi Malaikat Jibril

Selasa, 23 Maret 2021 - 13:47 WIB
Fir'aun sebenarnya percaya akan adanya Allah Maha Pencipta, tapi di samping itu ia ingin mempertahankan statusnya sebagai satu-satunya pembuat dan penentu undang-undang (ilah) bagi negeri dan rakyat Mesir.

Oleh karena itu, konsep Tauhid yang ditawarkan Musa demi menegakkan kembali hak asasi manusia bagi kaum Yahudi ini telah dicemoohkan Fir'aun dan ditolaknya mentah-mentah.

Baca juga: Andi Arief: Mudah-mudahan Pak Moeldoko Memahami Gagalnya Kudeta Keblinger dan Bertobat

Kebencian Malaikat Jibril

Al-Qur'an telah menyampaikan kepada kita secara panjang lebar tentang Fir'aun, tentang kesombongan dan kelalaiannya, tentang sepak terjang dan perilakunya dalam menghadapi kebenaran.

Kesombongan dan kecongkaan Fir'aun itu ternyata membuat Malaikat Jibril sangat membencinya. Manakala Allah menenggelamkannya lalu membinasakannya, Jibril hadir untuk menyaksikan.

Pada saat kritis, Fir'aun hendak membaca syahadat : "Aku percaya bahwa tidak ada tuhan selain Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israi."

Jibril yang kelewat benci itu, menyumbat mulut Fir'aun dengan lumpur laut, sehingga dia tidak bisa berucap kalimat tauhid. "Wahai Muhammad, seandainya kamu melihatku mengambil lumpur laut, lalu aku suapkan di mulutnya karena aku takut rahmat mendapatinya," ujar Jibril kepada Rasulullah SAW. Jibril khawatir dia meraih rahmat Allah dan tobat nya diterima pada saat kritis, sakaratul maut, itu.

Peristiwa ini diabadikan dalam Al-Quran . Allah SWT berfirman:

وَجَاوَزْنَا بِبَنِي إِسْرَائِيلَ الْبَحْرَ فَأَتْبَعَهُمْ فِرْعَوْنُ وَجُنُودُهُ بَغْيًا وَعَدْوًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا أَدْرَكَهُ الْغَرَقُ قَالَ آمَنْتُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا الَّذِي آمَنَتْ بِهِ بَنُو إِسْرَائِيلَ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ

"Dan Kami memungkinkan Bani Israil melintasi laut, lalu mereka diikuti oleh Fir'aun dan bala tentaranya, karena hendak menganiaya dan menindas (mereka); hingga bila Fir'aun itu telah hampir tenggelam berkatalah dia: "Saya percaya bahwa tidak ada Tuhan melainkan Tuhan yang dipercayai oleh Bani Israil, dan saya termasuk orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)". (QS Yunus: 90)

Kisah tentang kebencian Jibril kepada Fir'aun diceritakan dalam hadis yang diriwayatkan Tirmidzi dalam Kitab Tafsir, bab dari surat Yunus, 4/287. Lihat hadis ini di Shahih Sunan Tirmidzi, 3/61, no. 3320-3321. Muhaqqiq Jami’ul Ushul (2/192) menisbatkannya kepada Tirmidzi, Ahmad, Ibnu Jarir, dan Abu Dawud At-Thayalisi. Abu Isa At-Tirmidzi berkata, "Ini adalah hadis hasan sahih gharib dari jalan ini."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!