Ini Penyebab Mengapa Seseorang Susah Menerima Nasihat

Sabtu, 22 Mei 2021 - 18:06 WIB
Di antara jalan hidayah yang terbaik dan paling kuat itu dengan nasehat dan hal inilah yang digunakan para mubaligh dengan tablighnya para muallif dengan karanganya yang dikemas seindah munkin sekiranya bisa diterima oleh yang membaca dan mendengar.

Kenapa Nasihat Susah Diterima?

Pertanyaannya, kenapa nasihat itu susah sekali diterima? Al-Habib Segaf menerangkan bahwa Iblis itu bukan makhluk yang bodoh. Bahkan sebelum dilaknat, Iblis itu makhluk yang paling alim dan paling banyak ibadahnya.

Coba bayangkan Iblis saja yang mempunyai kedudukan seperti itu masih tersesat dan tidak mendapatkan pertolongan dan hidayah dari Allah, apalagi manusia yang belum bisa dibanggakan ibadah dan keilmuannya.

Yang perlu kita ketahui, Iblis dengan keilmuannya telah mengetahui berbagai misteri kehidupan yang terdapat dalam Hadist dan Al-Qur'an yang berarti teori kebahagiaan, kesuksesan dunia akhirat yang terdapat di dalam Al-Qur'an dan Hadist itu sudah dihafal oleh Iblis sehingga dia menguasainya.

Lalu untuk apa Iblis menguasainya? untuk diajarkan kepada anak buahnya agar teori kebahagiaan itu tidak digunakan oleh manusia. Apa yang harus kita lakukan jika seseorang mau menerima nasehat kita atau sebaliknya dia malah mencaci maki kita?

Imam Al-Ghozali menerangkan dalam Kitab Bidayahnya:

ولا تعظن أحدا منهم ما لم تتوسم فيه أو مخايل القبول، وإلا لم يستمع منك وصار خصما عليك، إذا أخطئوا في مسألة، وكانوا يأنفون من التعلم منك، فلا تعلمهم؛ فلا تعلمهم؛ ن فإنهم يستفيدون منك علما ويصبحون لك أعداء، إلا إذا تعلق ذلك بمعصية يقارفونها عن جهل منهم، فاذكر الحق بلطف من غير عنف.

Intinya ketika kita memberikan nasehat ingat kembali ayat ini :

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ ۚ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!