Ketika Imam Syafi'i Berdebat dengan Ulama Senior Mazhab Hanafi

Senin, 07 Juni 2021 - 21:55 WIB
Saya perhatikan kalau level pakar yang sudah tinggi keilmuannya itu berdebat, maka debatnya sangat bermutu. Hasil debatnya jadi cabang ilmu baru. Beda jauh kalau yang berdebat kelas kita yang levelnya prajurit kurowo. Gaya debatnya pun tidak pakai teknik, asal gedebak-gedebuk aja.

Ibarat adegan perkelahian khas emak-emak, teriak-teriak tidak jelas macam orang kesurupan, terus main jambak-jambakan rambut. Ujung-ujungnya pada guling-guling di tanah becekan. Mirip anak kecil, susah bedainnya.

Adegan kayak begitu sama sekali tidak enak ditonton. Benar-benar keributan yang tidak bermutu. Membaca dialognya pun bikin perut mules-mules.

Jadi, ketimbang meladeni ajakan debat yang kurang berkelas, bagusnya kita ngalah aja atau boleh juga bacain aja pantun singkat ini: "Buah stroberi buah apel, sory kagak level."

Baca Juga: Cerita Ustaz Ahmad Sarwat Ketika Beda Mazhab
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!