Amalan-amalan Sunah Dalam Berwudhu

Kamis, 08 Juli 2021 - 10:00 WIB
ilustrasi. Foto istimewa
Amalan sunah dalam wudhu adalah amalan yang apabila seseorang melakukannya maka akan mendapatkan pahala lebih dari sekadar melakukan fardhu-fardhu wudhu saja. Amalan sunah dalam wudhu ini akan menjadikan ibadah semakin sempurna.



Secara istilah sunah adalah perkara yang diminta oleh syara’ dengan permintaan yang tidak penuh. Sedangkan hukumnya, orang yang melakukan sunah akan mendapatkan pahala dan orang yang meninggalkan sunah tidak akan disiksa.

Lantas apa saja amalan sunah dalam wudhu ini? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut amalan-amalan sunah penyempurna wudhu, di antaranya:

1.Bersiwak

2. Membaca basmalah.



3. Mencuci dua telapak tangan.

4. Berkumur-kumur.

5. Memasukkan air ke dalam hidung (istinsyaq).

6. Mengeluarkan air dari hidung (istintsar).

7. Membasuh anggota wudhu masing-masing tiga kali.

8. Mengusap seluruh kepala (dalam mazhab Syafi’i).



9. Mengusap dua daun telinga dan dua lobang telinga.

10.Menyela-nyela jenggot tebal

11. Menyela-nyela jari (tangan maupun kaki).

12. Memijat-mijat aggota wudhu.

13. Memulai dari yang kanan.

14. Memanjangkan basuhan anggota wudhu.



15. Berkesinambungan (tidak dijeda dengan amalan lain).

16. Tidak meminta tolong dalam menuangkan air.

17. Tidak mengeringkan bekas basah wudhu.

18. Membaca doa setelah wudhu, dan lain sebagainya.

Selain itu ada beberapa amalan lain yang disunahkan dalam wudhu. Menurut DR. Muhammad Az-Zuhaili dalam kitab Al-Mu’tamad, beberapa amalan lain yang disunahkan dalam wudhu, yaitu:



1. Berwudhu menghadap kiblat; sebab kiblat adalah arah yang paling mulia.

2. Memosisikan tempat air di sebelah kanannya

3. Mengerak-gerakkan cincin; hukumnya akan menjadi wajib jika jari yang dilingkari cincin tidak dapat tersentuh oleh air

4. Berwudhu di tempat yang tinggi; supaya tidak berada dalam genangan air.

5. Menggabungkan niat dalam hati dan niat lisan.

6. Memastikan basahnya anggota wudhu yang dibasuh.

7. Dan meninggalkan amalan-amalan makruh dalam wudhu.



Wallahu A’lam.
(wid)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Zaid bin Khalid Al Juhaini bahwasanya dia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memimpin kami shalat Shubuh di Hudaibiyyah pada suatu malam sehabis turun hujan. Setelah selesai Beliau menghadapkan wajahnya kepada orang banyak lalu bersabda: Tahukah kalian apa yang sudah difirmankan oleh Rabb kalian? Orang-orang menjawab, Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui. Beliau bersabda: Allah berfirman: Di pagi ini ada hamba-hamba Ku yang beriman kepada-Ku dan ada yang kafir, orang yang berkata bahwa Hujan turun kepada kita karena karunia Allah subhanahu wa ta'ala dan rahmat-Nya, maka dia adalah yang beriman kepada-Ku dan kafir kepada bintang-bintang. Adapun yang berkata bahwa Hujan turun disebabkan bintang ini atau itu, maka dia telah kafir kepada-Ku dan beriman kepada bintang-bintang.

(HR. Bukhari No. 801)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More