Tiga Cara Meningkatkan Ketakwaan kepada Allah Ta'ala

Jum'at, 30 Juli 2021 - 07:11 WIB
Di tengah beratnya ujian berupa wabah covid-19 seperti sekarang ini, menjaga ukhuwah Islamiyah sangatlah penting. Banyak saudara kita, tetangga atau mungkin kerabat dekat yang saat ini terkena dampak dari ujian wabah covid-19 ini. Sebagai seorang muslim, kita harus peka, apakah saudara kita, tetangga kita, kerabat kita ada yang sedang butuh uluran tangan kita. Barang kali ada tetangga kita yang kehilangan pekerjaannya, maka mari segera kita bantu. Barang kali ada saudara atau tetangga kita yang kehabisan pangan karena harus isolasi mandiri, maka mari kita bantu.

Kehidupan yang saling membantu dan tolong menolong seperti ini mari kita bangun dengan landasan iman kepada Allah subhanahu wata’ala; bahwa syariat Islam memerintahkan kepada kita untuk saling membantu dan menolong, memupuk ukhuwah Islamiyah sesama muslim.

Bentuk lain dari menjaga ukhuwah Islamiyah adalah dengan saling menasihati. Barang kali ada saudara kita yang lalai terhadap ibadah wajib, mari kita ingatkan supaya segera melaksanakan ibadah wajib tersebut. Barang kali ada saudara kita yang lain sehingga melakukan perbuatan yang berbuah dosa, mari kita ingatkan supaya ia sadar bahwa perbuatan yang sedang ia lakukan adalah perbuatan dosa.

Ukhuwah Islamiyah yang terbangun dengan baik, akan melahirkan umat yang satu, kokoh, dan tidak terpecah belah. Semoga Allah subhanahu wata’ala meridhai kita semua sebagai hamba yang terus berusaha meningkatkan takwa kepada-Nya.



Wallahu a'lam
(wid)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Handlalah bin Ali bahwa Mihjan bin Al Adra' telah menceritakan kepadanya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masuk ke dalam masjid, lalu beliau mendapati seorang laki-laki membaca tasyahud seusai shalat yang mengucapkan: Allahumma inni as'aluka Ya Allah Al Ahad As Shamad alladzii lam yalid wa lam yuulad walam yakul lahuu kufuwan ahad antaghfira lii dzunuubi innaka antal ghafuurur rakhiim (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, Dzat yang Maha Esa, Dzat yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, tiada beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia, semoga Engkau mengampuni dosa-dosaku, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.  Maka beliau bersabda: Sungguh dosa-dosanya telah di ampuni, Sungguh dosa-dosanya telah di ampuni, Sungguh dosa-dosanya telah di ampuni.

(HR. Sunan Abu Dawud No. 835)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More