Memakai Make up Waterproof, Apakah Membatalkan Wudhu?
Kamis, 09 September 2021 - 16:00 WIB
Bahan kosmetika buat muslimah saat ini marak yang berjenis waterproof atau antiair. Apakah pemakaiannya bisa membatalkan wudhu? Foto istimewa
Wajah sudah dihias dengan memakai kosmetik berjeniswaterproof, lantas berwudhu, sahkah wudhunya? Sebagian ulama melarangnya. apa dalil pelarangan make up yang masuk katagori antiair ini?
Membasuh sebagian anggota badan saat wudhu memang cukup ketat. Ada syarat wajibnya. Jika ada bagian yang tidak terkena air, maka tidak sah wudhunya. Bahkan jahanam menjadi ancaman bagi mereka yang tak sempurna wudhunya dan tak membasahi seluruh anggota wudhu.
Baca juga: Wudhu dan Berdoa Setelahnya, Akan Membukakan 8 Pintu Surga
Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda :
وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنَ النَّارِ أَسْبِغُوا الْوُضُوءَ
“Lembah wail (di neraka jahanam) bagi para pemilik tumit yang tidak terkena air wudhu. Sempurnakan wudhu kalian!” (HR. Muslim).
Bahkan dalam riwayat lain, Khalid bin Mi’dan mengisahkan bahwa nabi pernah melihat seseorang sholat sementara ada anggota wudhu yang tak terkena air. Padahal anggota tubuh yang tak terkena air itu hanyalah seukuran koin dirham. Namun Rasulullah menyuruhnya mengulang wudhu dan shalat.
“Rasulullah pernah melihat seorang shalat sedangkan di punggung kakinya ada bagian mengkilap karena tidak terbasuh air wudhu, seukuran sekeping dirham. Lalu nabi menyuruhnya mengulang kembali wudhunya.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).
Menurut Ustadz Ahmad Anshori (Alumni UIM dan Pengasuh PP. Hamalatul Quran, DIY), membasuh dan mengusap anggota wudhu itu harus sempurna. Terlebih dalam kasus make up yang waterproof ini, sang pemakainya harus benar-benar tahu dan mau membersihkannya sampai bersih.
Sebab jika tidak demikian, maka make up yang waterproof tersebut akan menghalangi air saat berwudhu. Sedikit saja bagian wudhu tidak terkena air wudhu, itu dapat membatalkan seluruh basuhan wudhu, sehingga harus mengulang kembali wudhu secara sempurna.
Membasuh sebagian anggota badan saat wudhu memang cukup ketat. Ada syarat wajibnya. Jika ada bagian yang tidak terkena air, maka tidak sah wudhunya. Bahkan jahanam menjadi ancaman bagi mereka yang tak sempurna wudhunya dan tak membasahi seluruh anggota wudhu.
Baca juga: Wudhu dan Berdoa Setelahnya, Akan Membukakan 8 Pintu Surga
Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda :
وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنَ النَّارِ أَسْبِغُوا الْوُضُوءَ
“Lembah wail (di neraka jahanam) bagi para pemilik tumit yang tidak terkena air wudhu. Sempurnakan wudhu kalian!” (HR. Muslim).
Bahkan dalam riwayat lain, Khalid bin Mi’dan mengisahkan bahwa nabi pernah melihat seseorang sholat sementara ada anggota wudhu yang tak terkena air. Padahal anggota tubuh yang tak terkena air itu hanyalah seukuran koin dirham. Namun Rasulullah menyuruhnya mengulang wudhu dan shalat.
“Rasulullah pernah melihat seorang shalat sedangkan di punggung kakinya ada bagian mengkilap karena tidak terbasuh air wudhu, seukuran sekeping dirham. Lalu nabi menyuruhnya mengulang kembali wudhunya.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud).
Menurut Ustadz Ahmad Anshori (Alumni UIM dan Pengasuh PP. Hamalatul Quran, DIY), membasuh dan mengusap anggota wudhu itu harus sempurna. Terlebih dalam kasus make up yang waterproof ini, sang pemakainya harus benar-benar tahu dan mau membersihkannya sampai bersih.
Sebab jika tidak demikian, maka make up yang waterproof tersebut akan menghalangi air saat berwudhu. Sedikit saja bagian wudhu tidak terkena air wudhu, itu dapat membatalkan seluruh basuhan wudhu, sehingga harus mengulang kembali wudhu secara sempurna.
Lihat Juga :