Sibuk dengan Hal yang Sia-sia, Tanda Allah Menelantarkan Kita

Kamis, 14 Oktober 2021 - 06:33 WIB
Sehingga sebagian manusia ada yang tergoda dengan rayuan setan, hidup dalam kekufuran atau kemaksiatan kepada Allah Ta’ala, apakah itu dengan ucapan maupun perbuatan.

Namun, Allah Ta’ala juga memiliki hamba-hamba setia, yang senantiasa mengagungkan dan memuji Allah Ta’ala setiap saat, bersyukur kepada-Nya atas segala nikmat, meski hidup sederhana. Mereka setiap harinya hidup dalam ketenangan, bukan maksudnya tidak bekerja, namun kesibukan mereka semuanya adalah Lillahi Ta’ala.

Baca juga: Sering Menunda Shalat? Ini Bahayanya Bagi Seorang Muslim

Mulai dari beribadah, mencari nafkah sepanjang hari, menuntut ilmu atau membantu sesama yang sedang kesusahan. "Kesibukan itu, meski zahirnya adalah kepenatan, namun hakikatnya adalah tanda cinta Allah Ta’ala kepada hamba-Nya itu,"ujar Ustadz Hadromi.

Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

إِذَا أَرَادَ اللهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ؛ يُفْتَحُ لَهُ عَمَلٌ صَالِحٌ بَيْنَ يَدَيْ مَوْتِهِ حَتَّى يَرْضَى عَنْهُ مَنْ حَوْلَهُ


“Apabila Allah menghendaki kebaikan bagi salah satu hamba-Nya, Dia akan mempekerjakannya”. ’Allah berikan taufiq kepadanya untuk beramal shaleh sebelum kematian, sehingga orang lain di sekitarnya menjadi senang dengannya.’ (HR. Ahmad).

Dan begitu pula bagi yang bersusah payah menuntut Ilmu, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

مَن يُرِدِ اللهُ به خيرًا يُفَقِّهْه في الدينِ


“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, niscaya Allah akan jadikan ia faham dalam agama” (Muttafaqun ‘alaihi).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!