Nyetel Murottal di Masjid dan Pahala Mendengarkan Al-Qur'an

Selasa, 16 November 2021 - 15:01 WIB
Kok gitu? Karena mendengar suara murattal itu sekadar dengar saja, tidak diniatkan untuk 'mendengarkan'. Orang kafir pun dengar, termasuk kerbau, kambing dan semua makhluk melata lainnya. Apa pada dapat pahala? Nggak kan?

Sedangkan mendengarkan itu dapat pahala, gimana ceritanya? Karena mendengarkan Al-Qur'an itu memang diperintahkan dalam Al-Qur'an. Maka mendengarkan Al-Qur'an itu jadi ibadah. Ini dalilnya kalau ribut minta dalil.

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ


"Dan apabila dibacakan Al-Qur'an, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat." (QS. Al-Araf: 204)

Bedakan antara sami'a (سمع) dengan istama'a (استمع). Sami'a itu artinya mendengar secara umum, sedangkan istama'a itu bukan sekedar mendengar, tapi lebih aktif lagi menjadi: mendengarkan, menyimak dan memperhatikan dengan tenang.

Terus, apa bedanya antara mendengar dengan mendengarkan? Mendengarkan itu pakai adab, etika dan aturan. Sedangkan sekadar mendengar itu sambil lalu saja. Malah bisa sambil mengerjakan sesuatu yang lain.

Sederhananya seperti makmum dan bukan makmum. Makmum itu sholat sambil mendengarkan bacaan imam. Makmum kudu diam dan tidak boleh sibuk baca Al-Fatihah sendiri. Nanti selesai imam baca Fatihah, barulah makmum masing-masing baca Al-Fatihah sendiri-sendiri secara sirr.

Nah, sebagai orang yang mendengarkan Al-Qur'an, status dan pahalanya ternyata disejajarkan dengan yang baca. Bahkan dalam kasus tertentu, bacaan imam dianggap bisa mengkover kewajiban bacaan makmum.

Misalnya dalam kasus imam sudah rukuk dan makmum baru gabung. Si makmum dianggap sudah dapat satu raka'at padahal tidak sempat baca Al-Fatihah. So, mulai nyambung kan bedanya antara mendengarkan dengan sekadar dengar?

Jadi adabnya bukan sekadar memperdengarkan Al-Qur'an, tapi bagaimana orang bisa secara serius mendengarkan Al-Qur'an. Kudu datang, duduk dan mendengarkan bacaan Al-Qur'an.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!