Surat An-Nashr, Isyarat Dekatnya Kewafatan Rasulullah SAW
Rabu, 15 Desember 2021 - 22:34 WIB
Allah memberi tahu Nabi Muhammad, ketika telah datang pertolongan Allah dan terbukanya Kota Makkah, maka itu tanda ajal beliau sudah dekat. Maka bertasbihlah dengan memuji kepada Allah serta memintalah ampun. Sesungguhnya Allah Maha menerima taubat" jawabku. Umar lalu berkata: "Tidak ada yang aku ketahui dari surat tersebut kecuali yang engkau ketahui." (HR Al-Bukhari)
Dalam riwayat lain disebutkan, Ibnu 'Abbas berkata: "Ketika turun ayat Idza jaa A-nasrullahi wal fath, Rasulullah memanggil Fathimah, lalu berkata: "Kematian diriku sudah dekat." Fathimah pun menangis. Rasulullah berkata: "Jangan menangis, karena kamu adalah anggota pertama dari keluargaku yang akan menyusulku." Fathimah pun tertawa bahagia (mendengarnya).
Para istri Nabi yang melihat hal itu berkata, "Wahai Fathimah, kami melihatmu menangis lalu tertawa." Fathimah berkata: "Rasulullah memberitahuku bahwa kematian dirinya telah dekat, maka aku menangis. Namun, beliau mengatakan: "Jangan menangis, karena kamu adalah anggota pertama dari keluargaku yang akan menyusulku." Maka aku pun tertawa bahagia. (Riwayat ad-Darimi)
Ibnu 'Umar berkata: "Surat ini turun di Mina ketika Nabi mengerjakan Haji Wada', sesudah itu turun firman Allah: "Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu." (Al-Ma'idah/5: 3)
Nabi hidup hanya 80 hari setelah turun ayat ini. Kemudian setelah itu, turun ayat "Kalalah", dan Rasulullah hidup sesudahnya 50 hari. Setelah itu turunlah ayat: "Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri." (At-Taubah/9:128)
Maka Nabi hidup sesudahnya 35 hari. Kemudian turun firman Allah: "Dan takutlah pada hari (ketika) kamu semua dikembalikan kepada Allah. (Al-Baqarah/2: 281).
Maka, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hidup sesudahnya hanya 21 saja. Demikian rahasia pesan yang terkandung dalam Surat An-Nashr.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Surat An Nasr Fathul Mekkah, Begini Pendapat Ahli Tafsir
Dalam riwayat lain disebutkan, Ibnu 'Abbas berkata: "Ketika turun ayat Idza jaa A-nasrullahi wal fath, Rasulullah memanggil Fathimah, lalu berkata: "Kematian diriku sudah dekat." Fathimah pun menangis. Rasulullah berkata: "Jangan menangis, karena kamu adalah anggota pertama dari keluargaku yang akan menyusulku." Fathimah pun tertawa bahagia (mendengarnya).
Para istri Nabi yang melihat hal itu berkata, "Wahai Fathimah, kami melihatmu menangis lalu tertawa." Fathimah berkata: "Rasulullah memberitahuku bahwa kematian dirinya telah dekat, maka aku menangis. Namun, beliau mengatakan: "Jangan menangis, karena kamu adalah anggota pertama dari keluargaku yang akan menyusulku." Maka aku pun tertawa bahagia. (Riwayat ad-Darimi)
Ibnu 'Umar berkata: "Surat ini turun di Mina ketika Nabi mengerjakan Haji Wada', sesudah itu turun firman Allah: "Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu." (Al-Ma'idah/5: 3)
Nabi hidup hanya 80 hari setelah turun ayat ini. Kemudian setelah itu, turun ayat "Kalalah", dan Rasulullah hidup sesudahnya 50 hari. Setelah itu turunlah ayat: "Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri." (At-Taubah/9:128)
Maka Nabi hidup sesudahnya 35 hari. Kemudian turun firman Allah: "Dan takutlah pada hari (ketika) kamu semua dikembalikan kepada Allah. (Al-Baqarah/2: 281).
Maka, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hidup sesudahnya hanya 21 saja. Demikian rahasia pesan yang terkandung dalam Surat An-Nashr.
Wallahu A'lam
Baca Juga: Surat An Nasr Fathul Mekkah, Begini Pendapat Ahli Tafsir
(rhs)
Lihat Juga :