Kisah Syekh Abu Al-Abbas As-Sibti, Walinya Orang-orang Buta

Selasa, 11 Januari 2022 - 22:36 WIB
Para penduduk Kota Marrakech meyakini sebuah karomah yang beliau miliki sampai sekarang. Karomah yang dihasilkan lewat proses panjang mendekatkan diri kepada Allah dan berbuat ihsan kepada sesama manusia. Sedekah beliau, selain kepada orang-orang fakir, juga beliau lakukan kepada orang-orang buta. Sedekah ini beliau lakukan hingga akhir hayatnya bahkan diteruskan hingga sekarang oleh pemerintah kerajaan Maroko.

Beliau wafat di Kota Marrakech, tanggal 3 Jumadil Akhir Tahun 601 H/1129 M. Beliau dimakamkan di Bab Taghzout, Marrakech, beberapa ratus meter dari makam pengarang Dalail al-Khairat, Imam Al-Jazuli. Di depan kompleks makam tersebut, kita akan mendapati orang-orang buta tersebut. Semoga kita bisa meneladani istiqomah beliau dalam ber-ihsan.

Wallahu A'lam

(rhs)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Handlalah bin Ali bahwa Mihjan bin Al Adra' telah menceritakan kepadanya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masuk ke dalam masjid, lalu beliau mendapati seorang laki-laki membaca tasyahud seusai shalat yang mengucapkan: Allahumma inni as'aluka Ya Allah Al Ahad As Shamad alladzii lam yalid wa lam yuulad walam yakul lahuu kufuwan ahad antaghfira lii dzunuubi innaka antal ghafuurur rakhiim (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, Dzat yang Maha Esa, Dzat yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, tiada beranak dan tidak pula diperanakkan dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia, semoga Engkau mengampuni dosa-dosaku, sesungguhnya Engkau adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.  Maka beliau bersabda: Sungguh dosa-dosanya telah di ampuni, Sungguh dosa-dosanya telah di ampuni, Sungguh dosa-dosanya telah di ampuni.

(HR. Sunan Abu Dawud No. 835)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More