Pusara Syaikh Abdul Qadir Kedua Terpenting Setelah Makam Nabi Muhammad SAW

Minggu, 16 Januari 2022 - 15:02 WIB
Menurut Geoffroy, imam-imam ini adalah pemuka agama di Kota Baghdad, dan para pengunjung dari luar sering berdesakan mendekati mereka sehabis salat untuk bersilaturahmi. Salah seorang dari kedua imam itu, Abd al-Karim al-Mudarris, adalah seorang ulama Kurdi yang pernah menjadi mufti besar Irak.

Di halaman makam terdapat sebuah menara jam dan sebuah kolam untuk berwudu, dua madrasah serta satu perpustakaan yang masih dikelola oleh pimpinan keluarga Jilani.

Beberapa gedung bertingkat ditata sebagai asrama, dan harus dicatat di sini besarnya kapasitas penginapan dan penyediaan makan bagi pengunjung.

Peziarah memang datang dari seluruh dunia Islam. Namun orang-orang Turki yang paling sering mengunjungi kompleks al-Jilani dalam perjalanan haji ke Mekkah, ketika pulang mereka lalu mengunjungi kompleks makam Ibn Arabi di Damaskus.

Selain itu, banyak pula peziarah yang datang dari India, dari Asia Tenggara, atau malah dari Maghribi dan Afrika Hitam. Maka jumlah orang Irak konon tidak lebih dari seperempat jumlah keseluruhan pengunjung kompleks yang datang untuk sholat Jumat.

Dengan demikian berbagai bangsa berbagi asrama: sejumlah penganut Qadiri ditanggung oleh wakaf setempat selama sebagian besar hidupnya. Ada pula yang tinggal di situ selama beberapa bulan atau hanya beberapa hari. Ribuan orang ditampung secara tetap di kompleks tersebut.

(mhy)
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تَـتَّخِذُوا الَّذِيۡنَ اتَّخَذُوۡا دِيۡنَكُمۡ هُزُوًا وَّلَعِبًا مِّنَ الَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡكِتٰبَ مِنۡ قَبۡلِكُمۡ وَالۡـكُفَّارَ اَوۡلِيَآءَ‌ ۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ اِنۡ كُنۡتُمۡ مُّؤۡمِنِيۡنَ (٥٧) وَ اِذَا نَادَيۡتُمۡ اِلَى الصَّلٰوةِ اتَّخَذُوۡهَا هُزُوًا وَّلَعِبًا‌ ؕ ذٰ لِكَ بِاَنَّهُمۡ قَوۡمٌ لَّا يَعۡقِلُوۡنَ (٥٨)
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan pemimpinmu orang-orang yang membuat agamamu jadi bahan ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu dan orang-orang kafir (orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu orang-orang beriman. Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (melaksanakan) shalat, mereka menjadikannya bahan ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena mereka orang-orang yang tidak mengerti.

(QS. Al-Maidah Ayat 57-58)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More