Begini Leluhur Nabi Muhammad SAW Mengelola Kakbah, Makan Gratis bagi Jamaah Haji

Rabu, 19 Januari 2022 - 13:34 WIB
Persediaan Makanan

Menurut Haekal, setiap tahun Quraisy memberikan sumbangan dari harta mereka yang diserahkannya kepada Qushay guna membuatkan makanan pada musim ziarah. Makanan ini kemudian diberikan kepada mereka yang datang tidak dalam kecukupan.

Qushay adalah orang yang pertama mewajibkan kepada Quraisy menyiapkan persediaan makanan. Dikumpulkannya mereka itu dan ia sangat merasa bangga terhadap mereka ketika bersama-sama mereka berhasil mengeluarkan Khuza'a dari Mekkah. Ketika mewajibkan itu ia berkata kepada mereka:

"Saudara-saudara Quraisy! Kamu sekalian adalah tetangga Tuhan, keluarga Rumah-Nya dan Tempat yang Suci. Mereka yang datang berziarah adalah tamu Tuhan dan pengunjung RumahNya. Mereka itulah para tamu yang paling patut dihormati. Pada musim ziarah itu sediakanlah makanan dan minuman sampai mereka pulang kembali."

Baca juga: Kisah Amr bin Luhay, Penguasa Kakbah dari Yaman yang Eksportir Patung

Membagi Tugas

Anak Qushay yang tertua ialah Abd'd-Dar. Namun Abd Manaf, adiknya, sudah lebih dulu tampil ke depan umum dan sudah mendapat tempat pula.

Sesudah usia Qushay makin lanjut, kunci Kakbah pun diserahkan kepada Abd'd-Dar, demikian juga soal air minum, panji dan persediaan makanan.

Seperti ayahnya, Abd'd-Dar juga telah memegang pimpinan Kakbah dan kemudian diteruskan oleh anak-anaknya. Akan tetapi anak-anak Abd Manaf sebenarnya mempunyai kedudukan yang lebih baik dan terpandang juga di kalangan masyarakatnya.

Oleh karena itu, anak-anak Abd Manaf, yaitu Hasyim, Abd Syams, Muthalib dan Naufal sepakat akan mengambil pimpinan yang ada di tangan sepupu-sepupu mereka itu. Tetapi pihak Quraisy berselisih pendapat, yang satu membela satu golongan yang lain membela golongan yang lain lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!