Kisah Bijak Para Sufi: Gerbang Surga

Sabtu, 13 Juni 2020 - 05:14 WIB
Setelah berjaga terus selama waktu yang rasanya sudah seabad, kepalanya terkantuk-kantuk. Segera saja kelopak matanya menutup. Dan dalam saat yang sekejap itu gerbang pun terbuka. Sebelum mata lelaki itu benar-benar terbuka kembali, gerbang itu pun tertutup dengan suara gemuruh yang cukup dahsyat untuk membangunkan orang mati.

(Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Kisah Pasir )

===

Kisah ini merupakan bahan ajaran darwis yang disukai, kadang- kadang disebut 'Perumpamaan tentang Kurangnya Perhatian.'

Walaupun dikenal sebagai cerita rakyat, asal usulnya tidak diketahui. Beberapa orang menganggapnya berasal dari Hadrat Ali bin Abu Thalib. Yang lain mengatakan bahwa kisah ini begitu penting sehingga disampaikan oleh Nabi sendiri, secara rahasia. Yang pasti, kisah ini tidak ditemukan dalam Hadits Nabi yang sahih.

(Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Tuan Rumah dan Tamu )

Bentuk sastra yang ditampilkan di sini berasal dari karya seorang darwis tak dikenal dari abad ketujuh belas, Amil-Baba, yang naskah-naskahnya menekankan bahwa 'pengarang sejati adalah dia yang karangannya tanpa nama karena dengan cara itu tak ada yang berdiri di antara pelajar dan yang dipelajarinya.' (Baca juga: Kisah Bijak Para Sufi: Namus Si Agas dan Gajah )

Dinukil dari Idries Shah "Tales of The Dervishes" diterjemahkan Ahmad Bahar menjadi Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!