Surat al-Qashash Ayat 23-28: Kisah Pertemuan Nabi Musa dengan Nabi Syu’aib

Sabtu, 19 Maret 2022 - 15:35 WIB
Baca juga: Kembalinya Nabi Musa dan Prediksi Fir'aun

Setelah mengetahui dua perempuan memerlukan bantuan, Nabi Musa as menolong mereka. Hal ini tertuang dalam ayat 24:

فَسَقَى لَهُمَا ثُمَّ تَوَلَّى إِلَى الظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ


“Maka dia (Musa) memberi minum (ternak) kedua perempuan itu, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa, “Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan (makanan) yang Engkau turunkan kepadaku.”

Menurut Fakhruddin al-Razi dalam Mafatih al-Ghayb ada perbedaan pendapat mengenai cara Nabi Musa as memberikan minum kepada kambing peliharaan Layya dan Shafura.

Pendapat pertama mengatakan bahwa Nabi Musa meminta kepada kelompok lelaki yang sedang meminumkan kambing untuk berbagi air sumur dan mereka dengan sukarela membagikan air tersebut kepadanya. Kemudian nabi Musa memberikan air minum untuk ternak Layya dan Shafura.

Pendapat kedua, orang-orang yang menguasai sumur dengan sengaja menutup mulut sumur dengan batu besar agar ternak lain tidak bisa minum dari air sumur tersebut. Batu besar yang dijadikan penutup hanya bisa dipindahkan oleh sepuluh orang. Nabi Musa as dengan mudah memindahkan batu tersebut.

Baca juga: Rasulullah Saksikan Protes Nabi Musa kepada Nabi Adam

Atas bantuan Nabi Musa as, kedua perempuan yang ditolong merasa kagum. Mereka melaporkan bantuan tersebut kepada ayah mereka. Hal ini disebut dalam ayat 25:

فَجَاءَتْهُ إِحْدَاهُمَا تَمْشِي عَلَى اسْتِحْيَاءٍ قَالَتْ إِنَّ أَبِي يَدْعُوكَ لِيَجْزِيَكَ أَجْرَ مَا سَقَيْتَ لَنَا فَلَمَّا جَاءَهُ وَقَصَّ عَلَيْهِ الْقَصَصَ قَالَ لَا تَخَفْ نَجَوْتَ مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ


“Kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua perempuan itu berjalan dengan malu-malu, dia berkata, “Sesungguhnya ayahku mengundangmu untuk memberi balasan sebagai imbalan atas (kebaikan)mu memberi minum (ternak) kami.” Ketika (Musa) mendatangi ayahnya dan dia menceritakan kepadanya kisah (mengenai dirinya), dia berkata, “Janganlah engkau takut! Engkau telah selamat dari orang-orang yang zalim itu.”

Al-Thabari dalam Jami’ al-Bayan fi Ta’wil al-Qur’an menggambarkan perempuan yang datang kepada Nabi Musa as dengan berjalan menunduk dan menutup wajahnya dengan baju yang dikenakan karena saking malunya perempuan itu. Kemudian masih menurut al-Thabari, sosok ayah dari kedua putri bernama Layya dan Shafura masih diperdebatkan.

Riwayat dari Abu Mu’awiyah mengatakan bahwa ayah mereka bernama Yatsrun, keponakan dari saudara laki-laki Nabi Syu’aib. Sedangkan menurut keterangan dari al’Ala bin Abd al-Jabbar, namanya adalah Yatsra, pemuka Madyan yang tidak ada kaitan dengan Nabi Syu’aib. Sedangkan keterangan lain dari Ibn Basyar mengatakan bahwa sosok ayah yang disebutkan dalam ayat adalah Nabi Syu’aib as.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!