Tips Menahan Hawa Nafsu dan Amarah Saat Puasa Ramadhan

Jum'at, 08 April 2022 - 11:01 WIB
3. Tidak banyak bicara

Penyelesaian suatu masalah memang harus dilakukan dengan cara berbicara, namun berbicara di sini harus dilakukan dengan kepala dingin dan hati tenang, bicara saat sedang marah justru akan membuat suasana menjadi panas dan memburuk. Oleh karena itu saat emosi tersulut sebaiknya tidak banyak berbicara dulu dan menunggu waktu yang tepat untuk bicara agar hasil pembicaraan menghasilkan solusi yang positif.

4. Cukupkan istirahat

Salah satu pemicu emosi selain interaksi yang kurang baik dengan orang lain adalah karena kebutuhan istirahat yang tidak terpenuhi misalnya kurang tidur atau terlalu lelah. Oleh karena itu agar puasa kita tidak dipenuhi dengan perasaan yang penuh amarah maka cukupkanlah waktu istirahat kita.

5. Dzikir

Dzikir sangat ampuh untuk meredakan emosi karena salah satu manfaat dari dzikir adalah untuk selalu mengingat Allah sehingga hati akan menjadi lebih lembut dan tenang. Hal ini juga telah disampaikan dalam Firman Allah SWT:

ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَتَطۡمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكۡرِ ٱللَّهِۗ أَلَا بِذِكۡرِ ٱللَّهِ تَطۡمَئِنُّ ٱلۡقُلُوبُ


Artinya: “(orang-orang yang taubat yaitu) mereka yang beriman, hati mereka menjadi tenang dengan mengingat Allah (dzikrullah). Ingatlah, dengan dzikrullah, hati menjadi tenang.” (QS Ar-Ra’du,: 28)

Selain itu, dalam surat Ali Imran Allah juga berfirman mengenai dzikir ini, yang berbunyi:

ٱلَّذِينَ يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمٗا وَقُعُودٗا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمۡ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلۡقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ رَبَّنَا مَا خَلَقۡتَ هَٰذَا بَٰطِلٗا سُبۡحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!