Penyebab Fir'aun Membunuh Bayi Laki-laki yang Lahir
Minggu, 12 Juni 2022 - 17:28 WIB
Kisah Firaun saat membantai bayi laki-laki lahir diceritakan Allah dalam Al-Quran, ternyata ini penyebabnya. Foto/Ist
Al-Qur'an menceritakan kisah Fir'aun yang zalim dan melakukan pembataian terhadap bayi laki-laki yang lahir. Fir'aun adalah sebutan untuk raja Mesir.
Sosok Fir'aun yang paling kejam dan mengaku sebagai Tuhan ialah Ramses II. Ia berkuasa selama 66 tahun ketika mencapai puncak kejayaan di Mesir pada 1303-1213 SM. Allah menceritakan kezalimannya menindas Bani Israil dan membunuh anak laki-laki yang lahir.
Apa yang menyebabkan Fir'aun (Ramses II) membunuh semua bayi laki-laki? Sebelum menjawabnya, mari kita simak firman Allah berikut:
اِنَّ فِرۡعَوۡنَ عَلَا فِى الۡاَرۡضِ وَجَعَلَ اَهۡلَهَا شِيَـعًا يَّسۡتَضۡعِفُ طَآٮِٕفَةً مِّنۡهُمۡ يُذَبِّحُ اَبۡنَآءَهُمۡ وَيَسۡتَحۡىٖ نِسَآءَهُمۡ ؕ اِنَّهٗ كَانَ مِنَ الۡمُفۡسِدِيۡنَ
Artinya: "Sungguh, Fir'aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadi¬kan penduduknya berpecah belah, dia menindas segolongan dari mereka (Bani Israil), dia menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak perempuan mereka. Sungguh, dia (Fir'aun) termasuk orang yang berbuat kerusakan." (QS. Al-Qasas Ayat 4)
Dalam ayat ini, kisahnya bermula dari kesewenang-wenangan Fir'aun dan rezimnya. Fir'aun berbuat sewenang-wenang di muka bumi kepada Allah dengan mengaku dirinya sebagai Tuhan dan juga kepada manusia dengan menjadikan penduduk negeri, Mesir yang mereka kuasai-Nya berpecah belah menjadi dua kelompok besar.
Pertama, masyarakat Mesir dan kedua masyarakat Bani Israil. Bentuk kesewenang-wenangan itu antara lain menindas segolongan dari mereka yakni kelompok Bani Israil, dengan cara dia menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup sambil mempermalukan anak perempuan mereka. Fir'aun termasuk kelompok orang yang berbuat kerusakan.
Dalam tafsir Kemenag dijielaskan, Fir'aun menindas Bani Israil karena dianggap golongan yang berbahaya. Jika dibiarkan pasti akan menggerogoti pemerintahannya. Dia pun memperlakukan golongan ini dengan hina dan dianggap sebagai golongan budak yang tidak mempunyai hak apa-apa.
Golongan ini bahkan dipaksa membangun piramida dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan kasar dan berat lainnya. Apalagi setelah ia mendengar dari tukang-tukang tenungnya bahwa yang akan merobohkan kekuasaannya ialah Bani Israil. Semenjak itu Fir'aun bertekad bulat untuk membasmi golongan ini.
Diriwayatkan oleh as-Suddi bahwa Fir'aun pernah bermimpi melihat api datang ke negerinya dari Baitul Makdis. Api itu membakar rumah-rumah kaum Fir'aun dan membiarkan rumah-rumah Bani Israil.
Sosok Fir'aun yang paling kejam dan mengaku sebagai Tuhan ialah Ramses II. Ia berkuasa selama 66 tahun ketika mencapai puncak kejayaan di Mesir pada 1303-1213 SM. Allah menceritakan kezalimannya menindas Bani Israil dan membunuh anak laki-laki yang lahir.
Apa yang menyebabkan Fir'aun (Ramses II) membunuh semua bayi laki-laki? Sebelum menjawabnya, mari kita simak firman Allah berikut:
اِنَّ فِرۡعَوۡنَ عَلَا فِى الۡاَرۡضِ وَجَعَلَ اَهۡلَهَا شِيَـعًا يَّسۡتَضۡعِفُ طَآٮِٕفَةً مِّنۡهُمۡ يُذَبِّحُ اَبۡنَآءَهُمۡ وَيَسۡتَحۡىٖ نِسَآءَهُمۡ ؕ اِنَّهٗ كَانَ مِنَ الۡمُفۡسِدِيۡنَ
Artinya: "Sungguh, Fir'aun telah berbuat sewenang-wenang di bumi dan menjadi¬kan penduduknya berpecah belah, dia menindas segolongan dari mereka (Bani Israil), dia menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak perempuan mereka. Sungguh, dia (Fir'aun) termasuk orang yang berbuat kerusakan." (QS. Al-Qasas Ayat 4)
Dalam ayat ini, kisahnya bermula dari kesewenang-wenangan Fir'aun dan rezimnya. Fir'aun berbuat sewenang-wenang di muka bumi kepada Allah dengan mengaku dirinya sebagai Tuhan dan juga kepada manusia dengan menjadikan penduduk negeri, Mesir yang mereka kuasai-Nya berpecah belah menjadi dua kelompok besar.
Pertama, masyarakat Mesir dan kedua masyarakat Bani Israil. Bentuk kesewenang-wenangan itu antara lain menindas segolongan dari mereka yakni kelompok Bani Israil, dengan cara dia menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup sambil mempermalukan anak perempuan mereka. Fir'aun termasuk kelompok orang yang berbuat kerusakan.
Dalam tafsir Kemenag dijielaskan, Fir'aun menindas Bani Israil karena dianggap golongan yang berbahaya. Jika dibiarkan pasti akan menggerogoti pemerintahannya. Dia pun memperlakukan golongan ini dengan hina dan dianggap sebagai golongan budak yang tidak mempunyai hak apa-apa.
Golongan ini bahkan dipaksa membangun piramida dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan kasar dan berat lainnya. Apalagi setelah ia mendengar dari tukang-tukang tenungnya bahwa yang akan merobohkan kekuasaannya ialah Bani Israil. Semenjak itu Fir'aun bertekad bulat untuk membasmi golongan ini.
Diriwayatkan oleh as-Suddi bahwa Fir'aun pernah bermimpi melihat api datang ke negerinya dari Baitul Makdis. Api itu membakar rumah-rumah kaum Fir'aun dan membiarkan rumah-rumah Bani Israil.
Lihat Juga :