Penyebab Fir'aun Membunuh Bayi Laki-laki yang Lahir

Minggu, 12 Juni 2022 - 17:28 WIB
Fir'aun bertanya kepada orang-orang cerdik-pandai dan tukang-tukang tenung. Mereka menjawab bahwa takwil mimpi itu ialah akan lahir seorang anak laki-laki (dari Bani Israil) yang akan meruntuhkan kekuasaannya di Mesir. Takwil inilah yang mendorong Fir'aun melakukan tindakan kejam dengan membunuh setiap bayi laki-laki.

Nabi Musa Selamatkan Bani Israil

Fir'aun bisa saja membunuh semua laki-laki dari Bani Israel, namun ia tidak dapat melampaui kuasa Allah. Qodarullah, atas kehendak Allah, Musa lahir tanpa sepengetahuan Fir'auan dan prajuritnya.

Dikisahkan, Ibunda Nabi Musa diberi Ilham oleh Allah untuk menyusui Musa kecil lalu menghanyutkannya di Sungai Nil menggunakan keranjang. Musa kecil ditemukan istri Fir'aun.

Istri Fir'aun ingin merawat Nabi Musa kecil dan Qadrullah, Fir'aun setuju. Ajaibnya, Musa kecil tidak mau menyusu kepada siapapun. Akhirnya dipanggillah orang yang dapat menyusui beliau dan tak lain perempuan tersebut adalah ibunya.

Musa kecil tumbuh besar dan sehat di lingkungan kerajaan Fir'aun. Ibnu Abbas menerangkan ayat-ayat yang menceritakan Nabi Musa. Mulai dari upaya pembantaian Fir'aun terhadap bayi lelaki.

Kemudian kisah Musa dilempar di sungai dan ditemukan oleh keluarga Firaun. Kemudian kisah Musa menarik jenggotnya firaun, hingga Musa diberi pilihan antara kurma dan bara. Termasuk kisah beliau membunuh orang Mesir, lalu beliau Hijrah ke Madyan dan menikah dengan salah satu putri Nabi Syuaib di Madyan.

Kemudian Musa kembali ke Mesir, dan beliau salah jalan di kegelapan malam, hingga beliau melihat api dan mendapat wahyu dari Allah. Setelah diangkat jadi Rasul, Nabi Musa menyampaikan dakwah kepada Fir'aun dengan cara yang santun. Karena penolakan dan kezalimannya, Fir'aun dan pengikutnya akhirnya ditenggelamkan oleh Allah Ta'ala.

Kisah Musa ini diceritakan Allah dalam 4 Surat Al-Qur'an yaitu Al-Baqarah, Al-A'raf, Thaha, dan Al-Qashas. Musa 'alaihissalam adalah Nabi paling mulia di kalangan Bani Israil. Beliau bergelar kalimullah (orang yang diajak bicara langsung oleh Allah di dunia) dan termasuk salah satu nabi Ulul Azmi.

Baca Juga: Dialog Nabi Musa dan Firaun Tentang Tuhan dalam Al-Qur'an
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!