Ketika Amalan Orang Hidup Diperlihatkan kepada Keluarganya yang Wafat
Senin, 13 Juni 2022 - 23:18 WIB
Ahli Kubur Bersedih Jika Keluarganya Bermaksiat
Bukti bahwa ahli kubur sedih karena amal perbuatan buruk dari keluarganya di dunia adalah cerita dari Ibnu Abi ad-Dunya (memiliki nama asli al-Hafidz Abu Bakar Abdullah bin Muhammad bin Ubaid bin Sufyan bin Qais al-Baghdady al-Umawi al-Qurasyi). Dilansir dari Islami.co, Beliau mendapatkan cerita dari Khalid bin Amr al-Umawi, dari Shadaqah bin Sulaiman al-Ja'fary.
Ia bercerita: "Aku adalah seorang lelaki yang berkarakter buruk. Ketika Ayahku telah kembali kepada Pemiliknya, Aku sungguh menyesal atas perbuatan-perbuatan burukku dan Aku memutuskan bertobat kepada-Nya. Hingga suatu waktu, Aku kembali tergelincir ke dalam lembah kemaksiatan dan Aku bermimpi bertemu dengan Ayahku.
Beliau berkata kepadaku: "Wahai anakku, ketahuilah. Hal yang paling membuat Ayah sangat bahagia adalah amal perbuatanmu (amal perbuatan yang menyerupai amal perbuatan orang-orang saleh) yang diperlihatkan kepada Ayah, namun perbuatanmu kali ini (tergelincir dalam lembah kemaksiatan) benar-benar membuat Ayah sangat malu. Oleh sebab itu, jangan membuat Ayah susah dan malu di hadapan orang-orang yang telah mati lainnya di sekitar Ayah."
Demikian nasihat tentang kematian dan keadaan ahli kubur yang dapat mengetahui amal perbuatan orang hidup. Semoga Allah memberi kita hidayah-Nya agar senantiasa beramal saleh.
Baca Juga: Ekspresi Orang Tua di Alam Kubur Ketika Diziarahi Anaknya
Bukti bahwa ahli kubur sedih karena amal perbuatan buruk dari keluarganya di dunia adalah cerita dari Ibnu Abi ad-Dunya (memiliki nama asli al-Hafidz Abu Bakar Abdullah bin Muhammad bin Ubaid bin Sufyan bin Qais al-Baghdady al-Umawi al-Qurasyi). Dilansir dari Islami.co, Beliau mendapatkan cerita dari Khalid bin Amr al-Umawi, dari Shadaqah bin Sulaiman al-Ja'fary.
Ia bercerita: "Aku adalah seorang lelaki yang berkarakter buruk. Ketika Ayahku telah kembali kepada Pemiliknya, Aku sungguh menyesal atas perbuatan-perbuatan burukku dan Aku memutuskan bertobat kepada-Nya. Hingga suatu waktu, Aku kembali tergelincir ke dalam lembah kemaksiatan dan Aku bermimpi bertemu dengan Ayahku.
Beliau berkata kepadaku: "Wahai anakku, ketahuilah. Hal yang paling membuat Ayah sangat bahagia adalah amal perbuatanmu (amal perbuatan yang menyerupai amal perbuatan orang-orang saleh) yang diperlihatkan kepada Ayah, namun perbuatanmu kali ini (tergelincir dalam lembah kemaksiatan) benar-benar membuat Ayah sangat malu. Oleh sebab itu, jangan membuat Ayah susah dan malu di hadapan orang-orang yang telah mati lainnya di sekitar Ayah."
Demikian nasihat tentang kematian dan keadaan ahli kubur yang dapat mengetahui amal perbuatan orang hidup. Semoga Allah memberi kita hidayah-Nya agar senantiasa beramal saleh.
Baca Juga: Ekspresi Orang Tua di Alam Kubur Ketika Diziarahi Anaknya
(rhs)
Lihat Juga :