12 Amalan Sunnah pada Hari Raya Idul Adha
Minggu, 10 Juli 2022 - 05:20 WIB
Salah satu ibadah yang paling dicintai Allah Taala pada Hari Nahr (Idul Adha) adalah menyembelih hewan kurban setelah sholat Ied. Foto ilustrasi/Ist
Alhamdulillah, hari ini Ahad (10/7/2022) umat muslim di Indonesia merayakan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1443 Hijriyah. Berikut 12 amalan sunnah Idul Adha yang dapat dilaksanakan umat muslim.
Amalan ini hendaknya dihidupkan dalam rangka menghidupkan sunnah Nabi dan syiar Islam. Bagi yang melaksanakannya akan mendapat banyak keutamaan dan pahala di sisi Allah.
1. Mengumandangkan Takbir
Salah satu amalan yang diperintahkan adalah mengumandangkan Takbir. Dalam Mazhab Syafi'i, Takbir Mutlak atau juga disebut Takbir Mursal, dimulai sejak terbenamnya matahari 9 Dzulhijjah (Hari Arafah) atau tepat saat Maghrib malam hari raya. Sedangkan untuk Takbir Muqayyad, dimulai sejak Maghrib malam Idul Adha hingga Ashar tanggal 13 Dzulhijjah. Kumandang Takbir ini menandakan ajakan untuk menyebut kebesaran Allah dan juga sebagai syiar Islam.
2. Melaksanakan Sholat Idul Adha
Dalam Surat Al-Kautsar, Allah Ta'ala berfirman: "Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)." (QS Al-Kautsar Ayat 2). Beberapa ulama di antaranya Qatadah, Atha' dan Ikrimah menyebutkan perintah mengerjakan sholat dalam ayat ini maksudnya adalah Sholat Ied. Dengan turunnya ayat ini, maka Rasulullah melakukan sholat terlebih dahulu baru menyembelih hewan kurban. Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah saat Hijrah, Beliau bersabda: "Dahulu kalian punya dua hari untuk merayakan, lalu Allah menggantinya bagi kalian yang lebih baik, yaitu Hari Fithr dan hari Adha." (HR An-Nasa'i)
3. Menyembelih Hewan Kurban
Menyembelih hewan kurban disyariatkan untuk umat Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم karena di dalamnya ada keutamaan ampunan, keutamaan pahala berbagi. Bahkan sekadar menyaksikan prosesinya saja bagi yang tidak mampu menadapatkan keutamaan. Ibadah kurban merupakan amalan yang sangat dicintai Allah. Rasulullah SAW bersabda: "Tidaklah seorang anak Adam melakukan pekerjaan yang paling dicintai Allah pada Hari Nahr (Idul Adha) kecuali menyembelih hewan kurban. Hewan itu nanti pada hari Kiamat akan datang dengan tanduk, rambut dan bulunya, dan darah itu di sisi Allah Ta'ala segera menetes pada suatu tempat sebelum menetes ke tanah". (HR at-Tirmizi dan Ibnu Majah)
4. Mandi Sunnah Sebelum Berangkat Sholat Ied
Setiap muslim dianjurkan mandi seperti pada mandi besar biasanya. Hanya saja niatnya dimaksudkan untuk sholat Idul Adha. Hal ini disampaikan dalam Hadis berikut. "Dari Nafi', beliau mengatakan bahwa Ibnu Umar radhiallahu 'anhuma mandi pada hari Idul Fitri sebelum berangkat ke lapangan". (HR Malik dan asy-Syafi'i dan sanadnya shahih)
Amalan ini hendaknya dihidupkan dalam rangka menghidupkan sunnah Nabi dan syiar Islam. Bagi yang melaksanakannya akan mendapat banyak keutamaan dan pahala di sisi Allah.
1. Mengumandangkan Takbir
Salah satu amalan yang diperintahkan adalah mengumandangkan Takbir. Dalam Mazhab Syafi'i, Takbir Mutlak atau juga disebut Takbir Mursal, dimulai sejak terbenamnya matahari 9 Dzulhijjah (Hari Arafah) atau tepat saat Maghrib malam hari raya. Sedangkan untuk Takbir Muqayyad, dimulai sejak Maghrib malam Idul Adha hingga Ashar tanggal 13 Dzulhijjah. Kumandang Takbir ini menandakan ajakan untuk menyebut kebesaran Allah dan juga sebagai syiar Islam.
2. Melaksanakan Sholat Idul Adha
Dalam Surat Al-Kautsar, Allah Ta'ala berfirman: "Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah)." (QS Al-Kautsar Ayat 2). Beberapa ulama di antaranya Qatadah, Atha' dan Ikrimah menyebutkan perintah mengerjakan sholat dalam ayat ini maksudnya adalah Sholat Ied. Dengan turunnya ayat ini, maka Rasulullah melakukan sholat terlebih dahulu baru menyembelih hewan kurban. Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah saat Hijrah, Beliau bersabda: "Dahulu kalian punya dua hari untuk merayakan, lalu Allah menggantinya bagi kalian yang lebih baik, yaitu Hari Fithr dan hari Adha." (HR An-Nasa'i)
3. Menyembelih Hewan Kurban
Menyembelih hewan kurban disyariatkan untuk umat Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم karena di dalamnya ada keutamaan ampunan, keutamaan pahala berbagi. Bahkan sekadar menyaksikan prosesinya saja bagi yang tidak mampu menadapatkan keutamaan. Ibadah kurban merupakan amalan yang sangat dicintai Allah. Rasulullah SAW bersabda: "Tidaklah seorang anak Adam melakukan pekerjaan yang paling dicintai Allah pada Hari Nahr (Idul Adha) kecuali menyembelih hewan kurban. Hewan itu nanti pada hari Kiamat akan datang dengan tanduk, rambut dan bulunya, dan darah itu di sisi Allah Ta'ala segera menetes pada suatu tempat sebelum menetes ke tanah". (HR at-Tirmizi dan Ibnu Majah)
4. Mandi Sunnah Sebelum Berangkat Sholat Ied
Setiap muslim dianjurkan mandi seperti pada mandi besar biasanya. Hanya saja niatnya dimaksudkan untuk sholat Idul Adha. Hal ini disampaikan dalam Hadis berikut. "Dari Nafi', beliau mengatakan bahwa Ibnu Umar radhiallahu 'anhuma mandi pada hari Idul Fitri sebelum berangkat ke lapangan". (HR Malik dan asy-Syafi'i dan sanadnya shahih)
Lihat Juga :