Haji Wada Momen Mengharukan Perpisahan Rasulullah SAW

Jum'at, 22 Juli 2022 - 14:41 WIB
Haji Wada momen perpisahan Rasulullah SAW dengan umatnya karena pada hari itu menjadi hari terakhir bagi Rasulullah SAW datang ke Mekkah. Haji Wada terjadi tahun 10 Hijrah. Foto/Ilustrasi: Ist
Haji Wada momen perpisahan Rasulullah SAW dengan umatnya karena pada hari itu menjadi hari terakhir bagi Rasulullah SAW datang ke Mekkah . Haji Wada terjadi tahun 10 Hijrah.

Kala itu, Nabi Muhammad SAW berangkat haji dengan membawa semua isterinya. Beliau berangkat bersama ribuan umat Islam. Penulis-penulis sejarah ada yang menyebutkan 90.000 orang dan ada pula yang menyebutkan 114.000 orang.

Baca juga: Islamisasi Yaman dan Hadramaut Menjelang Haji Wada

Muhammad Husain Haekal dalam bukunya berjudul "Sejarah Hidup Muhammad" menggambarkan rombongan besar umat Islam ini berangkat dibawa oleh iman. Jantung mereka penuh kegembiraan, penuh keikhlasan, menuju ke Baitullah yang suci.

Haji ini ada yang menyebut sebagai haji Wada atau 'ibadah haji perpisahan' yang lain menyebutkan 'ibadah haji penyampaian' ada lagi yang mengatakan 'ibadah haji Islam.'

Menurut Haekal, nama-nama itu memang benar semua. Disebut 'ibadah haji perpisahan' karena ini yang penghabisan kali Nabi Muhammad SAW melihat Mekkah dan Kakbah. Dengan 'ibadah haji Islam,' karena Tuhan menyempurnakan agama ini kepada umat manusia dan mencukupkan pula nikmat-Nya.

Disebut 'ibadah haji penyampaian' berarti Nabi telah menyampaikan kepada umat manusia apa yang telah diperintahkan Allah taala kepadanya. Tiada lain Rasulullah hanya memberi peringatan dan pembawa berita gembira kepada orang-orang beriman.

"Ya Allah! Sudahkah kusampaikan?" ujar Rasulullah SAW setelah menyampaikan khutbah di perut wadi bilangan 'Urana di atas untanya al-Qashwa.

Baca juga: Khutbah Terakhir Rasulullah yang Menggetarkan Hati Saat Haji Wada

Haekal meriwayatkan, sementara Nabi SAW mengucapkan itu Rabi'a bin Umayya bin Khalaf mengulanginya kalimat demi kalimat, sambil meminta kepada orang banyak itu menjaganya dengan penuh kesadaran. Nabi juga menugaskan dia supaya menanyai mereka misalnya: Rasulullah bertanya, "Hari apakah ini?

Mereka menjawab: "Hari Haji Akbar!"

Nabi bertanya lagi: "Katakan kepada mereka, bahwa darah dan harta kamu oleh Tuhan disucikan, seperti hari ini yang suci, sampai datang masanya kamu sekalian bertemu Tuhan."

Setelah sampai pada penutup kata-katanya itu ia berkata lagi: "Ya Allah! Sudahkah kusampaikan?!"
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!