5 Manfaat Memiliki Sifat Qanaah, Nomor 2 Selalu Beruntung dalam Hidup
Jum'at, 23 September 2022 - 19:25 WIB
Jika kita mampu merasa cukup atas segala nikmat dan rezeki yang telah Allah berikan, maka bersenanglah, karena kita adalah orang yang beruntung. Dari ’Abdullah bin ’Amr bin Al ’Ash, Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Sungguh beruntung orang yang diberi petunjuk dalam Islam, diberi rezeki yang cukup, dan qana’ah (merasa cukup) dengan rezeki tersebut.” (HR. Ibnu Majah).
3. Mendapatkan dunia seluruhnya
Sesungguhnya qanaah akan membuat diri kita merasa bahagia, selalu merasa cukup atas pemberian Allah. Bahkan jika hanya hal-hal terkecil sekalipun. Sanking bahagianya,maka ia akan merasa bahwa seakan-akan dunia terkumpul pada dirinya.
Dari Ubaidillah bin Mihshan Al-Anshary radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa di antara kalian mendapatkan rasa aman di rumahnya (pada diri, keluarga dan masyarakatnya), diberikan kesehatan badan, dan memiliki makanan pokok pada hari itu di rumahnya, maka seakan-akan dunia telah terkumpul pada dirinya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah)
4. Hidup apa adanya, maka akan terhindar dari hutang
Orang yang memiliki sifat qanaah akan selalu merasa cukup atas apa yang dimilikinya. Oleh karena itu ia pasti akan menghindari hutang yang sifatnya hanya untuk memuaskan standar hidup masyarakat atau membeli barang-barang yang sebenarnya tidak ia butuhkan dan tak mendesak sifatnya. Agar kita bisa memiliki sifat qanaah, maka berdoalah kepada Allah sebagaimana yang Rasulullah bacakan dalam doa ini,
“Ya Allah, aku meminta kepada-Mu petunjuk (dalam ilmu dan amal), ketakwaan, sifat ‘afaf (menjaga diri dari hal yang haram), dan sifat ghina’ (hati yang selalu merasa cukup atau qana’ah).” (HR. Muslim)
‘Afaf artinya menjaga iffah, menjaga diri dari hal-hal yang tidak baik, termasuk juga menjauhkan diri dari syubhat (hal yang masih samar). Imam Nawawi rahimahullah menyatakan, “’Afaf adalah menahan diri dari yang haram, juga menjauhkan dari hal-hal yang menjatuhkan kehormatan diri. Ulama lain mengungkapkan ‘iffah (sama dengan ‘afaf) adalah menahan diri dari yang tidak halal.” (Syarh Shahih Muslim, 12: 94)
5. Melindungi diri dari sifat iri dan hasad
3. Mendapatkan dunia seluruhnya
Sesungguhnya qanaah akan membuat diri kita merasa bahagia, selalu merasa cukup atas pemberian Allah. Bahkan jika hanya hal-hal terkecil sekalipun. Sanking bahagianya,maka ia akan merasa bahwa seakan-akan dunia terkumpul pada dirinya.
Dari Ubaidillah bin Mihshan Al-Anshary radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa di antara kalian mendapatkan rasa aman di rumahnya (pada diri, keluarga dan masyarakatnya), diberikan kesehatan badan, dan memiliki makanan pokok pada hari itu di rumahnya, maka seakan-akan dunia telah terkumpul pada dirinya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah)
4. Hidup apa adanya, maka akan terhindar dari hutang
Orang yang memiliki sifat qanaah akan selalu merasa cukup atas apa yang dimilikinya. Oleh karena itu ia pasti akan menghindari hutang yang sifatnya hanya untuk memuaskan standar hidup masyarakat atau membeli barang-barang yang sebenarnya tidak ia butuhkan dan tak mendesak sifatnya. Agar kita bisa memiliki sifat qanaah, maka berdoalah kepada Allah sebagaimana yang Rasulullah bacakan dalam doa ini,
اللَّهُمَّ إنِّي أسْألُكَ الهُدَى ، والتُّقَى ، والعَفَافَ ، والغِنَى
“Ya Allah, aku meminta kepada-Mu petunjuk (dalam ilmu dan amal), ketakwaan, sifat ‘afaf (menjaga diri dari hal yang haram), dan sifat ghina’ (hati yang selalu merasa cukup atau qana’ah).” (HR. Muslim)
‘Afaf artinya menjaga iffah, menjaga diri dari hal-hal yang tidak baik, termasuk juga menjauhkan diri dari syubhat (hal yang masih samar). Imam Nawawi rahimahullah menyatakan, “’Afaf adalah menahan diri dari yang haram, juga menjauhkan dari hal-hal yang menjatuhkan kehormatan diri. Ulama lain mengungkapkan ‘iffah (sama dengan ‘afaf) adalah menahan diri dari yang tidak halal.” (Syarh Shahih Muslim, 12: 94)
5. Melindungi diri dari sifat iri dan hasad
Lihat Juga :