Kisah Tukang Kayu Bernama Nazhar bin Yusuf dalam Ajaran Tarekat Suhrawardiyah

Selasa, 01 November 2022 - 17:10 WIB
Kisah tukang kayu ibnu Yusuf ini sebagai salah satu ajaran tarekat Suhwardiyah. Foto/Ilustrasi: Ist
Idries Shah dalam bukunya berjudul "The Way of the Sufi" menukil satu kisah yang diyakini sebagai salah satu bahan instruksi (pelajaran) Tarekat Suhrawardiyah dari Syaikh Ziauddin Jahib Suhrawardi.

Menurut Idries Shah, Syaikh Ziauddin Jahib Suhrawardi mengikuti disiplin Sufi kuno. Junaid al-Baghdadi , dianggap sebagai pendiri tarekat ini pada abad kesebelas Masehi. Seperti halnya tarekat-tarekat lain, guru-guru Suhrawardi diterima oleh pengikut Naqsyabandi dan lainnya.

India, Persia dan Afrika semuanya dipengaruhi aktivitas mistik mereka melalui metode dan tokoh-tokoh tarekat, kendati pengikut Suhrawardi ada di antara pecahan terbesar kelompok-kelompok Sufi.

Praktik-praktik mereka diubah dari kegembiraan mistik kepada latihan diam secara lengkap untuk 'Persepsi terhadap Realitas'.

Menurut Idries Shah, bahan-bahan instruksi (pelajaran) tarekat seringkali, untuk seluruh bentuk, hanya merupakan legenda atau fiksi.

Baca juga: Kisah Sufi: Ketika Setan Kehilangan Pekerjaan

Bagaimanapun bagi penganut, mereka mengetahui materi-materi esensial untuk mempersiapkan dasar bagi pengalaman-pengalaman yang harus dijalani murid. Tanpa itu, diyakini, ada kemungkinan bahwa murid dengan sederhana mengembangkan keadaan pemikiran yang sudah berubah, yang membuatnya tidak cakap dalam kehidupan sehari-hari. Berikut kisahnya:

Kisah Tukang Kayu

Pada suatu waktu, terdapat seorang tukang kayu bernama Nazhar bin Yusuf. Ia menghabiskan sebagian hidupnya selama bertahun-tahun untuk mempelajari kitab-kitab kuno yang berisi banyak pengetahuan yang sudah agak terlupakan.

Ia mempunyai pelayan setia, dan suatu hari ia berkata padanya: "Aku sekarang berhasil memperoleh pengetahuan kuno yang harus digunakan untuk menjamin keberadaanku selanjutnya. Oleh karena itu aku ingin engkau membantuku menyelesaikan proses yang akan membuatku muda lagi dan abadi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!