Ekonom Jepang Ini Mengaku Bahagia setelah Menjadi Muslim
Minggu, 29 Januari 2023 - 11:09 WIB
loading...
A
A
A
Rakyat Jepang dari hari ke hari menjadi semakin bersikap materialistis, tapi dengan itu mereka tidak hidup berbahagia. Mereka harus diberi tahu bahwa keimanan yang hakiki dan ketenangan jiwa hanya terjamin dengan ajaran-ajaran Islam, sebab Islam itu adalah peraturan dan hukum yang sempurna buat hidup dan memberikan bimbingan untuk setiap langkah kehidupan. Yang kedua, ialah supaya para petugas tablig dan guru-gurunya memberi contoh dengan cara hidup mereka sendiri di hadapan orang lain.
Adalah suatu hal yang tidak menguntungkan bahwa para pelajar/mahasiswa yang datang ke Jepang dari berbagai negeri Islam tidak merupakan contoh yang baik bagi kami, dan kamipun tidak mendapat nasihat atau bimbingan dari mereka.
Malahan kebanyakan mereka hidup seperti kehidupan orang Barat. Mereka juga tidak mengerti apa-apa tentang Islam, karena mereka itu belajar pada sekolah-sekolah yang diselenggarakan oleh negara-negara Eropa yang kebanyakan menentang Islam.
Baca juga: Kisah Mualaf Rebecca Reijman yang Masuk Islam Berkat Tahlilan
Kalau Islam mau memperoleh sukses di Jepang -- dan saya yakin bahwa hal itu akan terjadi maka setiap pencinta dan pejuang Islam harus memikirkan hal itu, dan untuk itu mereka wajib memberikan pengorbanan yang terus-menerus dan terkoordinir.
Dan kaum muslimin/mukminin yang cara hidupnya sesuai dengan ajaran-ajaran agamanya harus datang ke Jepang untuk mengajar dan memberikan contoh kepada mereka.
Bangsa Jepang haus kepada keamanan, kebenaran, kejujuran, keutamaan dan lain-lain hal yang baik dalam kehidupan. Dan saya percaya sepenuhnya bahwa Islam dan hanya Islam sajalah yang mampu menghilangkan kehausan mereka.
Kita harus percaya mutlak kepada Allah, sehingga kita mampu menunaikan tugas risalah/missi ini. Kita bermohon kepada Allah s.w.t. supaya Dia memberikan kepada kita iman dan yakin.
Islam berarti selamat/aman, dan tidak ada bangsa lain yang melebihi bangsa Jepang dalam kebutuhannya kepada keamanan. Jika kita menghendaki keamanan yang hakiki, maka kita harus percaya kepada agama Keselamatan, selamat/aman/damai dengan semua manusia dan Allah. Hal itu ialah karena persaudaraan itu dalam Islam merupakan dasar yang tidak dimiliki oleh agama-agama lain, dan persaudaraan itu adalah syarat untuk terwujudnya kebahagiaan manusia seluruhnya.
Baca juga: Kisah Mualaf Natalia yang Mantap Memeluk Islam Berkat Alkitab
Adalah suatu hal yang tidak menguntungkan bahwa para pelajar/mahasiswa yang datang ke Jepang dari berbagai negeri Islam tidak merupakan contoh yang baik bagi kami, dan kamipun tidak mendapat nasihat atau bimbingan dari mereka.
Malahan kebanyakan mereka hidup seperti kehidupan orang Barat. Mereka juga tidak mengerti apa-apa tentang Islam, karena mereka itu belajar pada sekolah-sekolah yang diselenggarakan oleh negara-negara Eropa yang kebanyakan menentang Islam.
Baca juga: Kisah Mualaf Rebecca Reijman yang Masuk Islam Berkat Tahlilan
Kalau Islam mau memperoleh sukses di Jepang -- dan saya yakin bahwa hal itu akan terjadi maka setiap pencinta dan pejuang Islam harus memikirkan hal itu, dan untuk itu mereka wajib memberikan pengorbanan yang terus-menerus dan terkoordinir.
Dan kaum muslimin/mukminin yang cara hidupnya sesuai dengan ajaran-ajaran agamanya harus datang ke Jepang untuk mengajar dan memberikan contoh kepada mereka.
Bangsa Jepang haus kepada keamanan, kebenaran, kejujuran, keutamaan dan lain-lain hal yang baik dalam kehidupan. Dan saya percaya sepenuhnya bahwa Islam dan hanya Islam sajalah yang mampu menghilangkan kehausan mereka.
Kita harus percaya mutlak kepada Allah, sehingga kita mampu menunaikan tugas risalah/missi ini. Kita bermohon kepada Allah s.w.t. supaya Dia memberikan kepada kita iman dan yakin.
Islam berarti selamat/aman, dan tidak ada bangsa lain yang melebihi bangsa Jepang dalam kebutuhannya kepada keamanan. Jika kita menghendaki keamanan yang hakiki, maka kita harus percaya kepada agama Keselamatan, selamat/aman/damai dengan semua manusia dan Allah. Hal itu ialah karena persaudaraan itu dalam Islam merupakan dasar yang tidak dimiliki oleh agama-agama lain, dan persaudaraan itu adalah syarat untuk terwujudnya kebahagiaan manusia seluruhnya.
Baca juga: Kisah Mualaf Natalia yang Mantap Memeluk Islam Berkat Alkitab
(mhy)
Lihat Juga :