Kisah Imam Abu Hanifah Menyadarkan Seorang Pengikut Syiah
Senin, 30 Januari 2023 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk seseorang yang dia termasuk dari keluarga terhormat, memiliki banyak harta, hafal Al-Qur'an dan senantiasa menjaga hukum-hukumnya. Juga sangat tekun dalam menjaga sholat malam dan banyak menangis karena takutnya kepada Allah.
Mendengar itu, wajah laki-laki itu berbinar karena gembiranya. Lalu ia berkata: "Wah ini luar biasa. Sebenarnya, tanpa Anda menyebutkan siapa yang anda lamarkan, cukup yang datang melamarkan, sudah cukup wahai imam."
Imam Abu Hanifah berkata:
إلا أن فيه خَصلة،
"Sebentar. Tapi dia punya satu kekurangan..."
Lelaki itu bertanya: "Apa itu kekurangannya?"
Imam Abu Hanifah berkata: "Sayangnya dia seorang Yahudi..."
Dengan nada terkejut bercampur kecewa laki-laki itu pun berkata:
سبحان الله! تأمرني أن أزوج ابنتي من يهودي
"Subhanallah. Anda mau menyuruhku menikahkan putriku dengan Yahudi?"
Mendengar itu, wajah laki-laki itu berbinar karena gembiranya. Lalu ia berkata: "Wah ini luar biasa. Sebenarnya, tanpa Anda menyebutkan siapa yang anda lamarkan, cukup yang datang melamarkan, sudah cukup wahai imam."
Imam Abu Hanifah berkata:
إلا أن فيه خَصلة،
"Sebentar. Tapi dia punya satu kekurangan..."
Lelaki itu bertanya: "Apa itu kekurangannya?"
Imam Abu Hanifah berkata: "Sayangnya dia seorang Yahudi..."
Dengan nada terkejut bercampur kecewa laki-laki itu pun berkata:
سبحان الله! تأمرني أن أزوج ابنتي من يهودي
"Subhanallah. Anda mau menyuruhku menikahkan putriku dengan Yahudi?"
Lihat Juga :