Binatang yang Diharamkan dalam Pandangan Yahudi, Nasrani dan Islam

Selasa, 31 Januari 2023 - 20:50 WIB
loading...
Binatang yang Diharamkan...
Al-Quran menyebutkan sebagian binatang yang diharamkan untuk orang-orang Yahudi serta alasan diharamkannya. Foto/dok Pinterest
A A A
Sejak dulu umat manusia berbeda-beda dalam menilai masalah makanan dan minuman. Ada yang boleh dan ada juga yang tidak boleh.

Adapun masalah makanan dan minuman yang berupa tumbuh-tumbuhan tidak banyak diperselisihkan. Islam sendiri tidak mengharamkan hal tersebut kecuali setelah menjadi arak, baik yang terbuat dari anggur, kurma, gandum ataupun bahan-bahan lainnya.

Lalu seperti apa binatang yang diharamkan dalam pandangan Yahudi, Nasrani dan Islam. Berikut penjelasan Syaikh Muhammad Yusuf Qardhawi dalam bukunya "Halal dan Haram dalam Islam."

Pandangan Yahudi
Allah mengharamkan kepada orang-orang Yahudi beberapa binatang laut dan darat. Penjelasannya ini dapat dilihat dalam Taurat (Perjanjian Lama) fasal 11 ayat 1 dan seterusnya Bab: Imamat Orang Lewi.

Oleh Al-Qur'an disebutkan sebagian binatang yang diharamkan untuk orang-orang Yahudi itu serta alasan diharamkannya. Yaitu diharamkannya binatang tersebut adalah sebagai hukuman berhubung kezaliman dan kesalahan yang mereka lakukan. Allah berfirman:

وَعَلَى الَّذِيۡنَ هَادُوۡا حَرَّمۡنَا كُلَّ ذِىۡ ظُفُرٍ‌‌ ۚ وَمِنَ الۡبَقَرِ وَالۡغَـنَمِ حَرَّمۡنَا عَلَيۡهِمۡ شُحُوۡمَهُمَاۤ اِلَّا مَا حَمَلَتۡ ظُهُوۡرُهُمَاۤ اَوِ الۡحَـوَايَاۤ اَوۡ مَا اخۡتَلَطَ بِعَظۡمٍ‌ ؕ ذٰ لِكَ جَزَيۡنٰهُمۡ بِبَـغۡيِهِمۡ‌‌ ۖ وَاِنَّا لَصٰدِقُوۡنَ

Artinya: "Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan semua (hewan) yang berkuku, dan Kami haramkan kepada mereka lemak sapi dan domba, kecuali yang melekat di punggungnya, atau yang dalam isi perutnya, atau yang bercampur dengan tulang. Demikianlah Kami menghukum mereka karena kedurhakaannya. Dan sungguh, Kami Mahabenar." (QS Al-An'am ayat 146)

Makanan Haram dalam Pandangan Nasrani
Sedangkan orang-orang Nasrani sesuai ketentuannya harus mengikuti orang-orang Yahudi. Karena itu, Injil menegaskan bahwa Nabi Isa datang tidak untuk mengubah hukum Taurat (Namus), tetapi untuk menggenapinya. Tetapi kenyataannya, mereka telah mengubah hukum Taurat itu. Apa yang diharamkan dalam Taurat telah dihapus oleh orang-orang Nasrani --tanpa dihapus oleh Injilnya--.

Mereka ingin mengikuti Paulus yang dipandang suci dalam masalah halalnya semua makanan dan minuman. Kecuali yang memang disembelih untuk berhala kalau dengan tegas itu dikatakan kepada orang Kristen: "Bahwa binatang tersebut disembelih untuk berhala."

Paulus memberi alasan bahwa semua yang suci halal untuk orang yang suci. Dan semua yang masuk dalam mulut tidak dapat menajiskan mulut, yang dapat menajiskan mulut ialah apa yang keluar dari mulut. Mereka juga telah menghalalkan babi, sekalipun dengan tegas babi itu diharamkan oleh Taurat sampai hari ini.

Sementara orang Arab Jahiliah mengharamkan sebagian binatang karena kotor, dan sebagiannya diharamkan karena ada hubungannya dengan masalah peribadatan (ta'abbud). Namun, mereka banyak juga menghalalkan beberapa binatang yang kotor (khobaits), seperti bangkai dan darah yang mengalir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Benarkah Puasa Setelah...
Benarkah Puasa Setelah Nisfu Syaban Haram?
Ciri-ciri Akhir Zaman...
Ciri-ciri Akhir Zaman : Fitnah Bertebaran, Halal Haram Semakin Samar
Mengapa Diperintahkan...
Mengapa Diperintahkan Memakan Makanan Halal? Inilah Keberkahan!
Doa Saat Ragu-ragu Makan...
Doa Saat Ragu-ragu Makan Makanan Halal atau Tidak
Perintah Allah SWT Tentang...
Perintah Allah SWT Tentang Makan: Harus Halal dan Thayyib
Rekomendasi
Harta Karun di Arus...
Harta Karun di Arus Deras Himalaya: Spesies Lele Baru Ditemukan, Punya DNA Unik yang Terisolasi di Tibet
Gali Semua Tanah Palestina,...
Gali Semua Tanah Palestina, Arkeolog Blak-Blakan Soal Kuil Suci Sulaiman
Ilmuwan Menelusuri Jejak...
Ilmuwan Menelusuri Jejak Ekspresi Bahasa lewat Sejarah Penulisan
Artikel Terkini
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved