Binatang yang Diharamkan dalam Pandangan Yahudi, Nasrani dan Islam

Selasa, 31 Januari 2023 - 20:50 WIB
loading...
A A A
Islam Menghalalkan yang Baik
Adapun Islam ketika muncul di Arab, manusia masih dalam keadaan demikian memandang masalah makanan berupa binatang. Islam berada di antara suatu faham kebebasan soal makanan dan ekstremis dalam soal larangan.

Karena itu Islam kemudian mengumandangkan kepada segenap umat manusia dengan mengatakan: "Hai manusia! Makanlah dari apa-apa yang ada di bumi ini yang halal dan baik,dan jangan kamu mengikuti jejak syaitan karena sesungguhnya syaitan itu musuhyang terang-terangan bagi kamu." (QS Al-Baqarah ayat 168)

Di sini Islam memanggil manusia supaya makan hidangan besar yang baik yang telah disediakan oleh Allah kepada mereka. Yaitu bumi lengkap dengan isinya. Bukan mengikuti jejak setan yang selalu menggoda manusia supaya mengharamkan sesuatu yang telah dihalalkan Allah.

Makanan Haram dalam Pandangan Islam
Dalam Surat Al-Maidah ayat 3 disebutkan binatang-binatang yang diharamkan itu dengan terperinci dan lebih banyak. Allah berfirman: "Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih. Dan (diharamkan pula) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan pula) mengundi nasib dengan azlam (anak panah), (karena) itu suatu perbuatan fasik..." (QS Al-Maidah ayat 3)

Ada dua binatang yang dikecualikan oleh syariat Islam dari kategori bangkai, yaitu belalang, ikan dan sebagainya dari macam binatang yang hidup di dalam air. Rasulullah SAW ketika ditanya tentang masalah air laut, beliau menjawab: "Laut itu airnya suci dan bangkainya halal." (Riwayat Ahmad dan ahli sunnah)

Rasulullah SAW juga pernah ditanya tentang hukum samin, keju dan keledai hutan, maka beliau menjawab: "Apa yang disebut halal ialah sesuatu yang Allah halalkan dalam kitab-Nya; dan yang disebut haram ialah sesuatu yang Allah haramkan dalam kitabNya. Dan apa saja yang didiamkan-Nya, maka itu termasuk yang dimaafkan." (HR at-Tirmidzi dan lbnu Majah)

Baca Juga: 5 Bahaya Akibat Memakan Makanan yang Haram

Wallahu A'lam
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Israel dan Bani Israil:...
Israel dan Bani Israil: Serupa Tapi Tak Sama
Benarkah Puasa Setelah...
Benarkah Puasa Setelah Nisfu Syaban Haram?
Ciri-ciri Akhir Zaman...
Ciri-ciri Akhir Zaman : Fitnah Bertebaran, Halal Haram Semakin Samar
Mengapa Diperintahkan...
Mengapa Diperintahkan Memakan Makanan Halal? Inilah Keberkahan!
Doa Saat Ragu-ragu Makan...
Doa Saat Ragu-ragu Makan Makanan Halal atau Tidak
Perintah Allah SWT Tentang...
Perintah Allah SWT Tentang Makan: Harus Halal dan Thayyib
Rekomendasi
Badai Tropis Humberto...
Badai Tropis Humberto Terbentuk di Atlantik Ancam Kepulauan Azores
Gunung yang Disebut...
Gunung yang Disebut dalam Al-Quran dengan Fenomena Uniknya
Mengungkap Misteri di...
Mengungkap Misteri di Balik Lukisan Raja Charles II Karya Carreno de Miranda
Artikel Terkini
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kumpulan Doa Pulang...
Kumpulan Doa Pulang Haji Lengkap dengan Zikirnya
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Perilaku Manusia Modern...
Perilaku Manusia Modern dan Tanda Dekatnya Fitnah Dajjal
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
29.344 Jemaah Haji Indonesia...
29.344 Jemaah Haji Indonesia dari 75 Kloter Telah Kembali ke Tanah Air
Infografis
6 Fenomena Bulan Langka...
6 Fenomena Bulan Langka yang Menarik untuk Diamati dan Dinikmati
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved