Sang Penakluk Konstantinopel yang Mewujudkan Janji Rasulullah

Kamis, 16 Juli 2020 - 05:00 WIB
loading...
Sang Penakluk Konstantinopel...
Muhammad Al-Fatih dan Hagia Sophia. Foto/Ilustrasi/Ist/Anadolu agency
A A A
MUHAMMAD Al-Fatih ialah Sultan Muhammad II atau populer juga dengan nama Sultan Mehmed II. Beliau lahir di Kota Erdine, ibu kota Daulah Utsmaniyah, pada 27 Rajab 835 H atau 30 Maret 1432 M. (Baca juga: Jalan Panjang Konstantinopel, Hagia Shophia, dan Muhammad Al-Fatih )

Muhammad adalah putra dari Sultan Murad II, raja keenam Daulah Utsmaniyah. Beliau hidup di masa setelah Sultan Salahuddin al Ayyubi (pahlawan perang Salib). Beliau memerintah selama 31 tahun dengan memperoleh kebaikan serta kemenangan bagi orang Islam. Gelarnya al-Fatih dan Abu al-Khairat.

Beliau seorang pemimpin yang hebat, pilih tanding, dan tawaduk setelah Sultan Salahuddin al Ayyubi, pahlawan Islam dalam perang Salib; dan Sultan Saifuddin Mahmud al Qutuz, pahlawan Islam dalam peperangan di Ain al Jalut melawan tentara Mongol.

Al-Fatih memerintah Daulah Ustmaniyah menggantikan Sultan Murrad II yang wafat pada 18 Februari 1451 M/16 Muharram 855 H. Saat memimpin, usianya baru 22 tahun. (Baca juga: Hagia Sophia dan Masjid-Masjid yang Menjadi Gereja )

Mehmed II dikenal mempunyai kepribadian cemerlang. Kekuatan dan keadilan telah tercermin dalam pribadinya sebagaimana ia sangat unggul dalam segala bidang ilmu, lebih-lebih tentang bahasa dan sejarah.

Beliau menjadi jawaban dari bisyarah Rasulullah yang tertera pada hadisnya. “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” (HR Ahmad bin Hanval Al Musnad).

Hadis ini yang mendorong Sultan Mehmed II berusaha keras menaklukkan Konstantinopel. (Baca juga: Hagia Sophia dan Kehebatan Sultan Muhammad Al-Fatih )

Semenjak kecil, Sultan Mehmed II telah mencermati usaha ayahnya menaklukkan Konstantinopel. Beliau mengkaji usaha-usaha yang pernah dibuat sepanjang 48 tahun sejarah Islam ke arah itu, sehingga menimbulkan keinginan yang kuat baginya meneruskan cita-cita umat Islam.

Ketika naik tahta pada tahun 855 H/1451 M, beliau mulai berpikir dan menyusun strategi untuk membebaskan kota tersebut.

Kekuatan Sultan Muhammad al Fatih terletak pada ketinggian pribadinya. Mempunyai kepakaran dalam bidang ketentaraan, sains, matematika dan menguasai enam bahasa saat berumur 21 tahun.

Baca juga: Toleransi Islam di Hagia Sophia: Simbol-Simbol Gereja itu Tetap Utuh

Berbagai metode dan strategi dilakukan meskipun tak jarang menemui kegagalan. Pada 20 Jumadil Awal 857 H bertepatan dengan 29 Mei 1453 M, Al Fatih beserta bala tentaranya berhasil menaklukkan Konstantinopel.

Dia sukses memasuki wilayah Konstantinopel dengan membawa serta kapal-kapal mereka melalui perbukitan Galata, untuk memasuki titik terlemah Konstantinopel, yaitu Selat Golden Horn. Ketika itu, Sultan Mehmed II beserta ribuan tentaranya menarik kapal-kapal mereka melalui darat.

Meski ada tentaranya mengatakan kemustahilan untuk melakukan startegi tersebut. Namun, Mehmed II tidak gentar. Dia dengan tegas mengatakan kepada seluruh tentaranya untuk bergegas dan melaksanakan strategi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Hadis-hadis yang Menjelaskan...
Hadis-hadis yang Menjelaskan Tentang Pengikut Dajjal
Bolehkah Mengejar Jabatan...
Bolehkah Mengejar Jabatan dalam Islam? Ini Penjelasan Hadis dan Kisah Nabi Yusuf AS
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Dalil Hadis tentang...
Dalil Hadis tentang Keutamaan Muharram dan Amalannya
Selain Al Quran, Inilah...
Selain Al Quran, Inilah 5 Hadis Tentang Perintah Haji
Rekomendasi
Bebatuan di Ethiopia...
Bebatuan di Ethiopia Membentuk Loreng Harimau, Ternyata Ini Penyebabnya
Afrika Mulai Terbagi...
Afrika Mulai Terbagi Menjadi Dua dan Membentuk Samudra Keenam di Bumi
Ahli Ungkap Semua Gempa...
Ahli Ungkap Semua Gempa di Jawa Berpotensi Menghancurkan dalam Sekejap Mata
Artikel Terkini
Ayat-ayat Al Quran dan...
Ayat-ayat Al Quran dan Hadis Nabi tentang Waktu
Tiga Dimensi Waktu yang...
Tiga Dimensi Waktu yang Dimiliki Manusia, Kaum Muslim Wajib Tahu
Konsep Waktu dalam Islam...
Konsep Waktu dalam Islam : Amanah Allah yang Wajib Dijaga dan Dipertanggungjawabkan
Nasihat Salafus Shalih...
Nasihat Salafus Shalih tentang Waktu, Pengingat Keras bagi yang Lalai
Kisah Dakwah Nabi Muhammad...
Kisah Dakwah Nabi Muhammad di Gua Tsur, Pelajaran Besar dari Hijrah ke Madinah
Muslimah pun Perlu Berdakwah,...
Muslimah pun Perlu Berdakwah, Ini Peran Penting Wanita dalam Syiar Islam
Infografis
7 Ilmuwan Islam Paling...
7 Ilmuwan Islam Paling Berpengaruh Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved