Kisah 2 Perempuan, yang Masuk Neraka Justru yang Rajin Sholat

Jum'at, 17 Februari 2023 - 16:14 WIB
loading...
Kisah 2 Perempuan, yang...
Mendirikan sholat hendaknya mencegah diri menyakiti sanak keluarganya. Foto/Ilustrasi: Ist
A A A
Cendekiawan Muslim, Prof Dr Nurcholish Madjid, MA (1939 – 2005) atau populer dipanggil Cak Nur mengingatkan sebuah hadis tentang kisah 2 orang wanita yang satu masuk neraka dan satunya lagi masuk surga. Anehnya, perempuan yang menerima siksa neraka tersebut justru yang rajin sholat , puasa dan zakat. Mengapa begitu?

Dalam buku berjudul "Kontekstualisasi Doktrin Islam Dalam Sejarah" saat membahas masalah simbol dan simbolisme dalam ekspresi keagamaan, Cak Nur menyebut hadis ini dari Abu Hurairah ra .

Isi Hadis ini memberi peringatan keras kepada orang yang suka pamer kebajikan palsu dan kemunafikan dalam menekuni segi-segi forma keagamaan.

Baca juga: Perbedaan Mulut Neraka dan Gerbang Neraka yang Sama Menakutkannya

Abu Hurairah meriwayatkan, seseorang datang kepada Nabi dan menceritakan tentang seorang wanita yang rajin mengerjakan sholat, puasa dan zakat, tetapi lidahnya selalu menyakiti sanak keluarganya. Maka Nabi SAW bersabda, "Tempat dia di neraka!"

Kemudian orang itu menceritakan tentang seorang wanita yang kedengarannya jelek, karena ia melalaikan sholat dan puasa, namun ia rajin memberi pertolongan kepada orang-orang sengsara, dan tidak pernah menyakiti hati sanak keluarganya. Maka Rasul SAW bersabda, "Tempat dia di surga."

Selanjutnya Cak Nur juga mengutip pernyataan Prof A Mukti Ali. Menurutnya, mantan Menteri Agama ini pernah mengatakan bahwa orang-orang Muslim banyak yang lebih peka kepada masalah-masalah keagamaan daripada masalah-masalah sosial. Yang dimaksud ialah, banyak orang Islam yang lebih cepat bereaksi kepada gejala-gejala yang dinilai menyimpang dari ketentuan lahiriah keagamaan, seperti soal pakaian atau tingkah 'tidak sopan' dan 'tidak bermoral' tertentu, namun reaksi kepada masalah-masalah kepincangan sosial seperti kemiskinan dan kezaliman masih lemah.

Cak Nur mengatakan maka Hadis di atas dapat dirujuk sebagai sebuah ilustrasi tentang apa yang dikatakan Prof Mukti Ali itu, dan di situ nampak bahwa Nabi SAW justru lebih peka pada masalah-masalah sosial yang lebih substantif daripada masalah-masalah formal keagamaan semata yang simbolik.

Baca juga: Perempuan-Perempuan yang Dinantikan Neraka

Keluhuran Budi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Mengapa Zulhijjah Termasuk...
Mengapa Zulhijjah Termasuk Bulan Haram? Begini Penjelasannya
Mana yang Lebih Baik,...
Mana yang Lebih Baik, Bayar Zakat Fitrah di Domisili atau di Luar Daerah?
Zakat Tidak Dibagikan...
Zakat Tidak Dibagikan Sembarangan, Hanya 8 Golongan yang Berhak Menerimanya
Meneladani Umar bin...
Meneladani Umar bin Abdul Aziz: Membangun Ekosistem Zakat Produktif dalam Organisme Pesantren
Kisah Sahabat Nabi :...
Kisah Sahabat Nabi : Debat Sengit Khalifah Abu Bakar dan Umar bin Khattab Tentang Pembangkang Bayar Zakat
Asal Muasal dan Sejarah...
Asal Muasal dan Sejarah Perintah Zakat, Simak Biar Lebih Paham!
Rekomendasi
Gurun Tandus Aljazair...
Gurun Tandus Aljazair Tiba-tiba Berubah Menjadi Salju
Harley-Davidson Daftarkan...
Harley-Davidson Daftarkan Paten Sistem Rem Canggih
Wilayah Kosong Dipenuhi...
Wilayah Kosong Dipenuhi Kata Tolong Terdeteksi Google Earth
Artikel Terkini
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah Muharram, Harian, Tasua dan Asyura
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Peristiwa di Bulan Muharram...
Peristiwa di Bulan Muharram : Bahtera Nabi Nuh AS Berlabuh setelah 150 Tahun Terombang-ambing Banjir
7 Kisah Para Nabi di...
7 Kisah Para Nabi di Bulan Muharram yang Diabadikan Al Quran
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Infografis
Abu Musa Jabir Bin Hayyan,...
Abu Musa Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved