Sejumlah Hadis Nabi Muhammad SAW tentang Tobat
Rabu, 08 Maret 2023 - 05:15 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian waktu berjalan dan orang itu tetap seperti itu hingga masa yang ditentukan Allah SWT, hingga orang itu kembali melakukan dosa yang lain. Orang itupun kembali berdo'a: 'Ya Tuhanku, aku kembali melakukan dosa, maka ampunilah dosaku'. Tuhan-nya berfirman: 'Hamba-Ku mengetahui bahwa dia mempunyai Tuhan Yang mengampuni dan menghapus dosanya', maka Tuhan-pun mengampuninya.
Kemudian ia terus dalam keadaan demikian hingga masa yang ditentukan Allah SWT, hingga akhirnya ia kembali melakukan dosa. Dan ia berdo'a: 'Ya Tuhanku, aku telah melakukan dosa, maka ampunilah daku'. Tuhan-nya berfirman: 'Hamba-Ku mengetahui bahwa ia mempunyai Tuhan Yang mengampuni dan menghapus dosanya'. Maka Tuhannya berfirman: 'Aku telah berikan ampunan kepada hamba-Ku, dan silahkan ia melakukan apa yang ia mau". (HR Bukhari dan Muslim).
Telah disebutkan sebelumnya, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya seorang hamba, jika ia melakukan dosa maka terdapat bintik hitam dalam hatinya, dan jika ia bertaubat dan meninggalkan perbuatan dosa itu serta beristigfar, maka hatinya kembali dibersihkan".
Baca juga: Taubat Nasuha: Unsur Hati dan Keinginan, Penyesalan adalah Taubat
Dari Ibnu Abbas ra ia berkata: Kaum Quraisy berkata kepada Rasulullah SAW: "Berdoalah kepada Rabbmu agar bukit Shafa dijadikan emas bagi kami, dan jika ia telah berhasil menjadi emas, kami akan mengikutimu".
Maka Rasulullah SAW berdoa kepada Rabbnya dan Jibril as datang dan berkata: "Rabbmu mengucapkan salam kepada engkau. Dan berfirman kepada engkau: Jika engkau mau maka dapat Aku jadikan emas bukit Shafa itu bagi mereka, namun jika kemudian dari mereka itu (kaum kafir Quraisy) ada yang kafir, maka Aku akan azab dia dengan azab yang tidak pernah aku timpakan kepada seorangpun di dunia. Dan jika engkau mau, Aku buka bagi mereka pintu tobat dan rahmah".
Rasulullah SAW bersabda: "(aku ingin dibukakan) Pintu tobat dan rahmat saja". (HR Thabrani)
Dari Abdullah bin Umar ra dari Nabi SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT akan menerima tobat seorang hamba selama nafasnya belum sampai di tenggorokan (sakratul maut)". (HR Ibnu Majah dan Tirmizi).
Baca juga: Taubat Membawa Rahmat
Kemudian ia terus dalam keadaan demikian hingga masa yang ditentukan Allah SWT, hingga akhirnya ia kembali melakukan dosa. Dan ia berdo'a: 'Ya Tuhanku, aku telah melakukan dosa, maka ampunilah daku'. Tuhan-nya berfirman: 'Hamba-Ku mengetahui bahwa ia mempunyai Tuhan Yang mengampuni dan menghapus dosanya'. Maka Tuhannya berfirman: 'Aku telah berikan ampunan kepada hamba-Ku, dan silahkan ia melakukan apa yang ia mau". (HR Bukhari dan Muslim).
Telah disebutkan sebelumnya, Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya seorang hamba, jika ia melakukan dosa maka terdapat bintik hitam dalam hatinya, dan jika ia bertaubat dan meninggalkan perbuatan dosa itu serta beristigfar, maka hatinya kembali dibersihkan".
Baca juga: Taubat Nasuha: Unsur Hati dan Keinginan, Penyesalan adalah Taubat
Dari Ibnu Abbas ra ia berkata: Kaum Quraisy berkata kepada Rasulullah SAW: "Berdoalah kepada Rabbmu agar bukit Shafa dijadikan emas bagi kami, dan jika ia telah berhasil menjadi emas, kami akan mengikutimu".
Maka Rasulullah SAW berdoa kepada Rabbnya dan Jibril as datang dan berkata: "Rabbmu mengucapkan salam kepada engkau. Dan berfirman kepada engkau: Jika engkau mau maka dapat Aku jadikan emas bukit Shafa itu bagi mereka, namun jika kemudian dari mereka itu (kaum kafir Quraisy) ada yang kafir, maka Aku akan azab dia dengan azab yang tidak pernah aku timpakan kepada seorangpun di dunia. Dan jika engkau mau, Aku buka bagi mereka pintu tobat dan rahmah".
Rasulullah SAW bersabda: "(aku ingin dibukakan) Pintu tobat dan rahmat saja". (HR Thabrani)
Dari Abdullah bin Umar ra dari Nabi SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah SWT akan menerima tobat seorang hamba selama nafasnya belum sampai di tenggorokan (sakratul maut)". (HR Ibnu Majah dan Tirmizi).
Baca juga: Taubat Membawa Rahmat
(mhy)
Lihat Juga :