Mana Lebih Utama, Sholat Witir 2 Kali Salam Atau Sekali Salam?
Sabtu, 25 Maret 2023 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
Witir 3 Rakaat
Witir dengan jumlah tiga rakaat adalah sholat Witir yang disebut oleh Syafi'iyyah dan Hanabilah dengan istilag adna al-kamal (yang paling rendah dari kesempurnaan). Artinya, mengerjakan witir itu sudah tingkatan sempurna meski berada di tingkat bawah karena shalat ini boleh dikerjakan dalam rakaat yang lebih banyak lagi.
Untuk sholat Witir tiga rakaat ini ada riwayat menyebutkan Nabi ﷺ pernah mengerjakan dengan dua salam dan juga pernah dengan satu salam.
1. Dengan Satu Salam
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوْتِرُ بِثَلاَثٍ لاَ يَفْصِلُ بَيْنَهُنَّ
"Dari Aisyah radiyallahu 'anha berkata: Adalah Rasulullah ﷺ berwitir tiga rakaat, beliau tidak memisahkan antara rakaat-rakaat tersebut." (HR. Ahmad)
2. Dengan Dua Salam
أَخْبَرَنِي سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ : أَنَّهُ كَانَ يَفْصِلُ بَيْنَ شَفْعِهِ وَوِتْرِهِ بِتَسْلِيمَةٍ ، وَأَخْبَرَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَفْعَلُ ذَلِكَ
"Telah menceritakan kepadaku Salim bin Ibnu Umar: Sesungguhnya Ayahnya memisahkan antara rakaat yang genap dengan rakaat yang ganjil dengan salam, dan Ibnu Umar mengabarkan: 'Sesungguhnya Nabi ﷺ juga melakukan seperti itu (yaitu) memisahkannya dengan satu salam." (HR. Thabrani)
Witir 5 Rakaat
عَنْ عَائِشَةَ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً يُوتِرُ بِخَمْسٍ لَا يَجْلِسُ إِلَّا فِي الْخَامِسَةِ فَيُسَلِّمُ
Witir dengan jumlah tiga rakaat adalah sholat Witir yang disebut oleh Syafi'iyyah dan Hanabilah dengan istilag adna al-kamal (yang paling rendah dari kesempurnaan). Artinya, mengerjakan witir itu sudah tingkatan sempurna meski berada di tingkat bawah karena shalat ini boleh dikerjakan dalam rakaat yang lebih banyak lagi.
Untuk sholat Witir tiga rakaat ini ada riwayat menyebutkan Nabi ﷺ pernah mengerjakan dengan dua salam dan juga pernah dengan satu salam.
1. Dengan Satu Salam
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوْتِرُ بِثَلاَثٍ لاَ يَفْصِلُ بَيْنَهُنَّ
"Dari Aisyah radiyallahu 'anha berkata: Adalah Rasulullah ﷺ berwitir tiga rakaat, beliau tidak memisahkan antara rakaat-rakaat tersebut." (HR. Ahmad)
2. Dengan Dua Salam
أَخْبَرَنِي سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ : أَنَّهُ كَانَ يَفْصِلُ بَيْنَ شَفْعِهِ وَوِتْرِهِ بِتَسْلِيمَةٍ ، وَأَخْبَرَ ابْنُ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَفْعَلُ ذَلِكَ
"Telah menceritakan kepadaku Salim bin Ibnu Umar: Sesungguhnya Ayahnya memisahkan antara rakaat yang genap dengan rakaat yang ganjil dengan salam, dan Ibnu Umar mengabarkan: 'Sesungguhnya Nabi ﷺ juga melakukan seperti itu (yaitu) memisahkannya dengan satu salam." (HR. Thabrani)
Witir 5 Rakaat
عَنْ عَائِشَةَ : أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً يُوتِرُ بِخَمْسٍ لَا يَجْلِسُ إِلَّا فِي الْخَامِسَةِ فَيُسَلِّمُ
Lihat Juga :