Al-Fatih Kirim Hadiah dan Surat kepada Penguasa Makkah, Begini Isinya

Senin, 20 Juli 2020 - 13:48 WIB
loading...
A A A
Selain yang telah disebutkan kami juga telah mengirimkan hadiah untuk tuan, khususnya berupa 2000 falwari yang terbuat dari emas asli dan dengan timbangan yang tepat dan keledai yang kami ambil dari rampasan perang.

Kami juga kirimkan 7000 falwari lain untuk para fakir miskin. Dua ribu di antaranya kami khususkan untuk para pejabat dan orang-orang terhormat. Seribu untuk mereka yang memelihara dua Kota Suci, sedangkan sisanya untuk kaum fakir-miskin di Makkah dan Madinah.

Baca juga: Al-Fatih Siapkan 400 Kapal dan 250.000 Mujahid untuk Kuasai Konstantinopel

Semoga Allah menambahkan kemuliaan kepada kedua kota itu. Kami harapkan dari tuan untuk membagikan hadiah kami di antara mereka sesuai dengan kefakiran dan hajat mereka serta kami inginkan kabar tentangnya.

Kami harapkan doa dari mereka untuk kami dengan penuh kelembutan dan ihsan, insya Allah. Semoga Allah selalu menjaga tuan dan selalu menjadikan tuan berada dalam kebahagiaan abadi hingga Hari Akhir.”

Baca juga: Ini Tokoh yang Makamnya Dimuliakan Sultan Muhammad Al-Fatih

Menurut Ash-Shalabi, penguasa Makkah saat itu menjawab surat Sultan Al-Fatih sebagai berikut:

“Kami telah membuka surat tuan dengan penuh sopan, dan kami membacanya di depan Ka’bah yang agung, di antara penduduk Hijaz dan orang-orang Arab. Kami lihat di dalamnya ungkapan-ungkapan Al-Qur’an yang menjadi obat dan rahmat bagi kaum mukminin. Kami saksikan dalam kandungan surat ini mukjizat Rasulullah SAW penutup para Nabi yang pernah menyampaikan kabar, tentang akan ditaklukkannya kota Konstantinopel yang besar dan kota-kota lain, dengan benteng-bentengnya yang sangat kokoh dan terkenal di seantero jagad, yang pagar-pagar pembatasnya menjadi buah bibir setiap orang. (Baca juga: Ketika Sultan Muhammad Al-Fatih Ubah Daratan Menjadi Lautan )

Maka tak ada yang kami bisa lakukan, kecuali mengucapkan segala puji bagi Allah yang telah memudahkan perkara ini dan telah membuka jalan bagi masalah yang sangat sulit ini. Kami sangat gembira dengan peristiwa ini. Kami bangga dengan cara tuan mengikuti jejak langkah besar para leluhur tuan. Semoga Allah menenteramkan ruh mereka dan menempatkan mereka di kamar-kamar surga yang luas karena mereka telah menampakkan rasa cintanya terhadap penduduk Kota Suci ini." (Baca juga: Sejarah Hagia Sophia, antara Katedral Kristen Ortodoks dan Masjid )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Wafat di Makkah saat...
Wafat di Makkah saat Beribadah Haji: Raih Pahala Syahid dan Beri Syafaat
Menelusuri Jejak Kehidupan...
Menelusuri Jejak Kehidupan Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah
Cuaca Panas Ekstrem...
Cuaca Panas Ekstrem di Makkah dan Madinah, 67 Jemaah Haji Masih Jalani Perawatan
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah? Simak Penjelasannya di Sini!
Rekomendasi
Ilmuwan Menelusuri Jejak...
Ilmuwan Menelusuri Jejak Ekspresi Bahasa lewat Sejarah Penulisan
Fenomena Air Terjun...
Fenomena Air Terjun Berdarah Dikaitkan dengan Piramida di Bawah Antartika
Jauh Lebih Tajir dari...
Jauh Lebih Tajir dari Pangeran Arab, Arkeolog Ungkap Jumlah Kekayaan Nabi Sulaiman
Artikel Terkini
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Jelang Kedatangan Jemaah...
Jelang Kedatangan Jemaah Gelombang Kedua di Madinah, Wamenhaj Minta Petugas Haji Siaga
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Infografis
Simulasi Kehidupan Mars,...
Simulasi Kehidupan Mars, Austria dan Israel Kirim 6 Ilmuwan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved