Masjid Nabawi Dibangun di Atas Tanah Bekas Kuburan Orang-Orang Musyrik

Minggu, 16 April 2023 - 17:12 WIB
loading...
A A A
Melihat perbuatan ‘Ammar ini, Rasulullah mengusap punggung ‘Ammar seraya bersabda: “Wahai Ibnu Sumayyah, orang-orang ini mendapatkan pahala satu, tetapi engkau mendapatkan pahala dua, bekal terakhirmu adalah satu hirupan susu, dan engkau akan dibunuh oleh kelompok pembangkang”. [HR Muslim ]

Hadis ini termasuk di antara bukti kenabian Nabi Muhammad SAW karena di kemudian hari Ammar meninggal dengan cara yang telah dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadis tersebut.

Pembangunan masjid Nabawi membutuhkan waktu dua belas hari. Setelah itu, dilanjutkan dengan membangun kamar-kamar untuk istri-istri Nabi SAW dengan cara yang sama sebagaimana membangun masjid.

Saudah bin Zum’ah ra , salah seorang istri Nabi memiliki tempat tersendiri, dan begitu pula dengan Aisyah ra . Dua rumah inilah yang pertama kali dibangun untuk istri-istri beliau. Keduanya berdampingan dengan masjid dan sangat sederhana, terbuat dari tanah dan pelepah kurma, atau batu yang disusun dan atapnya pelepah kurma.

Baca juga: Masjid Masa Rasulullah SAW, Berlantai Tanah Beratap Pelepah Kurma

Kemudian dilanjutkan dengan rumah-rumah istri beliau selanjutnya. Setelah semuanya selesai, Rasulullah SAW pindah dari rumah Abu Ayyub ra ke tempat yang baru dibuat itu.

Pada tahun pertama hijrah disyariatkan azan dengan lafazh yang kita dengar sekarang. Demikian, menurut pendapat yang rajih. Driwayatkan, saat Abdullah bin Zaid ra bermimpi tentang lafazh-lafazh azan lalu diceritakan kepada Rasulullah SAW, maka Nabi SAW memerintahkan kepada Bilal bin Rabbah ra untuk mengumandangkan adzan dengan lafazh-lafazh tersebut.

Ketika azan ini terdengar oleh Umar bin Khattab ra , ia pun bergegas menemui Rasulullah SAW dan menceritakan mimpinya yang sama dengan mimpi ‘Abdullah bin Zaid ra.

Hingga beberapa lama, keadaan masjid yang sangat sederhana ini tetap sama tak berubah sebagaimana saat dibangun Rasulullah SAW. Ketika Abu Bakar menjadi Khalifah, beliau tidak melakukan renovasi apapun. Ketika Umar bin Khattab menjadi khalifah, beliau mengubah tiangnya yang terbuat dari pohon kurma menjadi kayu dan melindungi atapnya dari hujan.

Baca juga: Kisah Rasulullah SAW Merobohkan Masjid Dirar yang Dibangun Kaum Anshar

Selanjutnya di era Khalifah Utsman bin Affan banyak dilakukan perubahan. Beliau membangun temboknya dengan batu yang berukir, dan begitu pula dengan tiangnya. Sedangkan atapnya diubah dengan sejenis kayu hias.

Pada mulanya, di masjid Nabi ini belum ada mimbar sebagai tempat berkhutbah. Beliau berkhutbah sambil bersandar pada sebuah batang kurma. Tentang batang kurma ini, terdapat peristiwa yang menjadi bukti kebenaran kenabian Nabi Muhammad SAW.

Ketika Rasulullah SAW dibuatkan mimbar dan kemudian beliau pindah tempatnya dalam menyampaikan khutbah, batang kurma yang biasa dijadikan sandaran beliau itu menangis layaknya anak kecil. Mendengar tangisan pohon ini, Nabi SAW pun kembali kepadanya dan memeluknya sehingga diam.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Pemberangkatan Jemaah...
Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang Kedua dari Makkah Menuju Madinah Dimulai 7 Juni
Kisah Utsman bin Affan...
Kisah Utsman bin Affan Merobohkan Masjid Nabawi, Bangun Ulang Menjadi Megah
Inilah 4 Masjid yang...
Inilah 4 Masjid yang Harus Dikunjungi Jemaah Haji di Tanah Suci
Masjid Quba, Masjid...
Masjid Quba, Masjid Istimewa yang Dipuji Allah dalam Al-Qur'an
Mengenal Masjid Pertama...
Mengenal Masjid Pertama yang Dibangun di Muka Bumi
Masjid Nabawi: Perpaduan...
Masjid Nabawi: Perpaduan Jejak Sejarah Rasulullah dan Kemegahan Arsitektur Islam
Rekomendasi
Identik dengan Nabi...
Identik dengan Nabi Musa, Keanehan di Laut Merah Kembali Ditemukan
Inti Bumi Bocor Menyebabkan...
Inti Bumi Bocor Menyebabkan Bumi Setiap Tahunnya...
Masuk ke Sumur Neraka...
Masuk ke Sumur Neraka Yaman, Penjelajah Gua Temukan Mahluk Tak Terduga
Artikel Terkini
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Muharram : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Infografis
Tri Mumpuni, Ilmuwan...
Tri Mumpuni, Ilmuwan Muslim Indonesia Paling Berpengaruh di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved