Jangan Kufur Nikmat agar Rumah Tangga Selamat
Selasa, 21 Juli 2020 - 18:59 WIB
loading...
A
A
A
ثُمَّ سَوّٰىهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِنْ رُّوحِهِۦ ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصٰرَ وَالْأَفْئِدَةَ ۚ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ
"Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya ke dalam (tubuh)nya dan Dia menjadikan pendengaran, penglihatan, dan hati bagimu, (tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur." (QS. As-Sajdah: 9)
Begitulah tabiat manusia, memang sedikit sekali yang bersyukur. AllahTa'ala mengingatkan kepada kita bahwa kelengkapan seluruh anggota tubuh kita yang Allahciptakan hendaknya selalu disyukuri. Jangan kufur terhadap nikmat sehat. Sebab, dengan adanya nikmat sehat kita mampu beribadah dan aktifitas. Sayangnya, ternyata memang sedikit sekali yang bersyukur meski Allah beri curahan rejeki yang begitu banyak. (Baca juga : Berhias Diri dengan Sifat Tawadhu' )
Allah.yang Maha Rahman mengulang ulang kalimat mulia ini hampir 31 kali dalam Surat Ar-Rahman, tidakkah kita merasa diingatkan dengan itu, artinya dengan segala apapun yang terjadi wajib nya untuk menghindari kufur nikmat .
AllahTa'ala berfirman :
فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahman: 77).
وَمَا بِكُمْ مِّنْ نِّعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فَإِلَيْهِ تَجْئَرُونَ
"Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah, kemudian apabila kamu ditimpa kesengsaraan, maka kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan." (QS. An-Nahl: 53).
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَآ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
"Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An-Nahl: 18).
"Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan roh (ciptaan)-Nya ke dalam (tubuh)nya dan Dia menjadikan pendengaran, penglihatan, dan hati bagimu, (tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur." (QS. As-Sajdah: 9)
Begitulah tabiat manusia, memang sedikit sekali yang bersyukur. AllahTa'ala mengingatkan kepada kita bahwa kelengkapan seluruh anggota tubuh kita yang Allahciptakan hendaknya selalu disyukuri. Jangan kufur terhadap nikmat sehat. Sebab, dengan adanya nikmat sehat kita mampu beribadah dan aktifitas. Sayangnya, ternyata memang sedikit sekali yang bersyukur meski Allah beri curahan rejeki yang begitu banyak. (Baca juga : Berhias Diri dengan Sifat Tawadhu' )
Allah.yang Maha Rahman mengulang ulang kalimat mulia ini hampir 31 kali dalam Surat Ar-Rahman, tidakkah kita merasa diingatkan dengan itu, artinya dengan segala apapun yang terjadi wajib nya untuk menghindari kufur nikmat .
AllahTa'ala berfirman :
فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahman: 77).
وَمَا بِكُمْ مِّنْ نِّعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ ۖ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فَإِلَيْهِ تَجْئَرُونَ
"Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah, kemudian apabila kamu ditimpa kesengsaraan, maka kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan." (QS. An-Nahl: 53).
وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لَا تُحْصُوهَآ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ
"Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. An-Nahl: 18).
Lihat Juga :