Umat Muslim Diharuskan Baca Selawat di 14 Tempat Ini

Jum'at, 05 Mei 2023 - 09:02 WIB
loading...
Umat Muslim Diharuskan...
Ada 14 temoat yang mengharuskan umat Islam membaca salawat kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Foto ilustrasi/ist
A A A
Begitu agungnya Nabi Muhammad Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam, hingga Allah Subahanu wa Ta'ala dan malaikat-Nya pun berselawat kepada beliau.

Inilah 14 tempat yang dituntut kepada umat Islam agar berselawat kepada beliau Shallalahu 'Alaihi wa Sallam.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓئِكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ۗ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا


"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab : 56).

Baca juga: Fadhilah Membaca Sholawat Shallallahu 'Ala Muhammad

Dalam buku Ash-Shalaatu 'alan Nabiyyi Muhammadin Shalallahu 'Alaihi wa Sallam Ma'nahaa Mawaathinuha Tsamaraatuhaa, yang ditulis Nurah bintu Muhammad as-Sa'di, ada tempat-tempat (posisi) kita dituntut untuk berselawat. Baik yang hukumnya wajib (harus berselawat ) maupun yang Sunah mu'akad (yang ditekankan).

1. Pada Tasyahud Akhir

Tempat ini merupakan tempat yang paling penting dan paling ditekankan di dalam salat, yakni di Tasyahhud akhir. Ulama dan kaum muslimin sepakat atas disyaria'atkannya shalawat di Tasyahhud akhir.

Diriwayatkan dari Ibnu Umar Radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam bersabda :

"Salat tidak ada, kecuali membaca al-Fatihah dan tasyahhud, kemudian membaca selawat atasku". ( dari kitab Mausu'ah Nadhrotun Na'im).

2. Pada Tasyahhud Awwal

Berselawat pada tasyahhud yang pertama ini lebih pendek daripada tasyahhud akhir. Dan menurut Ibnu Qoyyim tasyahhud pertama ini sifatnya tidak wajib, melainkan hanya sunah saja.

3. Setelah takbir kedua dalam salat jenazah

Setelah takbir kedua dalam salat jenasah (termasuk salat ghaib) adalah tempat yang disyari'atkan untuk membaca selawat kepada Nabi Shallalahu 'Alaihi wa Sallam. Tidak perbedaan dari para ulama tentang hal ini.

4. Setelah menjawab muadzin (setelah selesai azan)

Sebagian tempat yang dituntut untuk bershalawat adalah setelah menjawab muazin.

Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahihnya, dari hadis Abullah bin 'Amr bahwa ia mendengar Rasulullah bersabda :

"Jika kalian mendengar muadzin (melantunkan azan), maka ucapkanlah yang semisal dengan yang diucapkan muadzin. Kemudian berselawat lah kepadaku. Karena barang siapa yang berselawat kepadaku satu kali, maka Allah akan berselawat kepadanya 10 kali,..".

5. Ketika berdoa

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, ia berkata, "Saya pernah salat, sedangkan ada Nabi Shollalahu 'Alaihi wa Sallam, Abu Bakar dan Umar menyertai nabi. Ketika selesai salat dan aku duduk, maka aku berdoa memulai dengan memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala dan membaca selawat kepada Nabi Shallahu 'Alaihi wa Sallam lalu aku berdoa perihal tentang diriku sendiri.

Maka Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda : "Mintalah sesuatu, niscaya engkau akan diberikan sesuatu tersebut".

6. Ketika masuk dan keluar masjid

Disyari'atkan juga ketika keluar atau masuk masjid berselawat kepada Rasulullah Shallalahu A'laihi wa Sallam, yakni sebelum atau sesudah membaca doa keluar masuk masjid.

7. Ketika di Shafa dan Marwa (umumnya saat umrah atau haji)

Sebagian tempat membaca selawat kepada Nabi Shallalahu 'Alaihi wa Sallam adalah ketika di Shafa dan Marwa (saat melakukan Sa'i salam ibadah umrah dan haji).

8. Ketika suatu kaum atau masyarakat sedang berkumpul atau dalam suatu majelis.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallalahu ' Alaihi wa Sallam bersabda :

"Tidaklah suatu kaum duduk dalam suatu majelis, sedang ia tidak berzikir pada Allah dan tidak bershalawat kepada nabinya, maka mereka akan mendapatkan penyesalan. Jika berkehendak, Allah akan menyiksa. Dan jika berkehendak, Allah akan mengampuni mereka."

9. Ketika disebutkan nama beliau Shallalahu 'Alihi wa Sallam.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

رَغَمَ أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ


“Celakalah seseorang yang namaku disebutkan di sisinya lalu ia tidak berselawat untukku.” (H.R. Tirmidzi dan Hakim).

10. Ketika berdiri di kuburan beliau Shallalahu 'Alihi wa Sallam.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Dinar, "aku melihat Abdullah bin Umar Radhiyallahu'anhu sedang berada di kubur Nabi Shallalahu 'Alaihi wa Sallam, lalu ia berselawat kepada Nabi yang mulia. Dan berdoa untuk abu bakar dan Umar" (HR. Baihaqi).

11. Pada hari Jumat di siang dan malamnya.

Dari ‘Aus bin ‘Aus berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إنَّ أفْضَلَ أيَّامِكُمْ يَوُمُ الجُمْعَةِ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلاَتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ …


“Sesungguhnya di antara hari-hari yang paling afdhal adalah hari Jumat, maka perbanyaklah shalawat untukku pada hari itu, karena selawat kalian akan sampai kepadaku……” (HR. Abu Daud, Ahmad dan Hakim).

12. Di setiap tempat (kecuali toilet)

Dari Utsman bin Umar, beliau mengatakan,
"Aku mendengar Sufyan bin Said berkali-kali sampai tidak bisa kuhitung, setiap beliau (dimana saja) beliau membaca: “Semoga selawat Allah dan para malaikatnya tercurah untuk Muhammad dan kepada para nabi Allah dan malaikatnya.”

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda : "Janganlah kalian menjadikan rumah kalian sebagai kuburan (sepi dari amal kebaikan). Berselawatlah kalian kepadaku, karena selawat kalian akan sampai kepadaku di mana saja kalian berada."

13. Ketika sedang mengalami duka cita dan penderitaan di saat pagi dan sore hari.

Setiap terimpa musibah dan penderitaan maka membaca selawat sebanyak mungkin, maka Allah akan menghilangkan kedulaan itu. Dianjurkan setiap saat terutama pagi dan sore hari

Dari Abu Darda’radliallahu ‘anhu, Nabishallallahu ‘alaihi wa sallambersabda:

“Barangsiapa yang memberikan selawat kepadaku ketika subuh 10 kali dan ketika sore 10 kali maka dia akan mendapat syafaatku pada hari qiyamat.”(HR. At Thabrani)

14. Ketika menulis nama beliau Shallalahu 'Alihi wa Sallam

Syaikh Ibnu baz mengatakan bershlawat ketika nama Baginda nabi Shallalahu 'Alaihi wa Sallam adalah syariat. Dan harus ditulis secara sempurna dan jelas sesuatu perintah Allah dalam Surat Al-Ahzab ayat 56. Hendaklah selalu berselawat dan menulisnya ketika melewati nama beliau Shallalahu 'Alaihi wa Sallam.

Baca juga: Tiga Salawat yang Dianjurkan untuk Diamalkan di Hari Jumat

WallahuA'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Mengapa Syaban Sering...
Mengapa Syaban Sering Disebut Bulan Berselawat?
Bacaan Selawat Umum...
Bacaan Selawat Umum dan Khusus yang Penting Diketahui
9 Keberkahan Membaca...
9 Keberkahan Membaca Selawat Nabi, Salah Satunya Membuka 70 Kunci Rahmat Allah SWT
9 Faedah Rutin Baca...
9 Faedah Rutin Baca Selawat Nabi SAW, Penting Buat Umat Muslim
Selawat, Satu-satunya...
Selawat, Satu-satunya Amalan yang Pasti Diterima Allah SWT
Rekomendasi
Awan Berbentuk Tsunami...
Awan Berbentuk Tsunami Gemparkan India
Menembus Langit Asia,...
Menembus Langit Asia, Dwidayatour Jadi Saksi Pertama Aurora yang Memesona
Bisakah Bumi Dilubangi...
Bisakah Bumi Dilubangi sampai Tembus? Ini Jawabannya
Artikel Terkini
Deretan Dalil Kuat Anjuran...
Deretan Dalil Kuat Anjuran 3 Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Tak Banyak yang Tahu,...
Tak Banyak yang Tahu, Ini 7 Larangan di Bulan Muharram
Infografis
PPKM Jabodetabek Naik...
PPKM Jabodetabek Naik Level 2, Ini Aturan Makan di Tempat Umum
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved