Kejayaan Islam Dinasti Aghlabiyah yang Terlupakan

Selasa, 09 Mei 2023 - 10:14 WIB
loading...
Kejayaan Islam Dinasti...
Muqarnas adalah elemen yang sangat umum dari Arsitektur Islam, seperti kubah berornamen. Dekorasi bergaya muqarnas menghiasi Cappella Palatina abad ke-12 di Palermo, Sisilia, dan bangunan penting lainnya di Norman Sisilia. Foto wondersofsicily.com
A A A
Sejarah kejayaan Islam di Benua Eropa, seringkali hanya tertuju pada Muslim di Andalusia, Spanyol, pada periode 711 hingga 1492 Masehi dengan komunitas Muslim yang masih bertahan hingga 1609. Atau, ke Dinasti Turki Utsmani yang terbentang dari Anatolia hingga Eropa Tenggara pada awal 1300. Padahal, islam pernah berjaya di Italia, terutama di Pulau Sisilia .

Namun, periode kejayaan Islam di Kepulauan Sisilia , Italia tersebut, terabaikan bahkan cenderung terlupakan. Sejarah mencatat, umat Islam di bawah Dinasti Aghlabiyah pernah menguasai kepulauan ini selama lebih dari 200 tahun.

Baca juga: Menelisik Akar Islam Kuno Masyarakat Amerika Latin

Pulau Sisilia selama ini dikenal sebagai kawasan 'mafia' di Italia bahkan di kawasan Eropa. Tapi siapa sangka, di pulau ini juga menjadi saksi bisu kisah kejayaan Islam yang sering terlupakan. Ada peninggalan yang menganggumkan di pulau ini yang ditinggalkan kaum muslim, tepatnya berupa bangunan – bangunan megah berarsitektur Timur Tengah, peninggalan Dinasti Aghlabiyah, yang masih bisa dijumpai hingga sekarang.

Dinasti Aghlabiyah sendiri merupakan bagian dari era Abbasiyah yang berasal dari Tunisia dan Aljazair pada abad ke-8 hingga ke – 10. Dinasti ini digagas oleh Ibrahim bin Al Aghlab yang berkuasa pada tahun 800 – 812 masehi. Kemudian, nama Aghlab di ambil sebagai nama dinasti.

Pada 817 hingga 838, pasukan elite militer muslim dipimpin oleh Ziyadatallah I berhasil menaklukkan Pulau Sisilia di Semenanjung Italia.

Pulau Sisilia, saat itu memiliki posisi yang sangat strategis untuk jalur transportasi melewati laut dan perdagangan. Selain alasan ekonomi, pada 826 terjadi sebuah pemberontakan yang mengharuskan Ziyadatallah I membantu dari segi politik dan keamanan.

Dengan pasukan komando angkatan laut yang terkenal cakap, invasi pun harus dilakukan. Karena beberapa muslimin telah ditawan dan dijadikan tahanan di Pulau Sisilia oleh bangsa Romawi. Ziyadatallah kemudian mengirimkan pasukan untuk membebaskan sandera politik dan para pedagang muslim yang ditahan.

Ziyadatallah juga berpikir bahwa saat Pulau Sisilia jatuh ke tangannya, maka perdagangan bangsa Romawi di kawasan Laut Mediterania akan goyah dan semakin memperkuat kekuasaannya di Eropa.

Penaklukkan Pulau Sisilia

Rombongan militer Ziyadatallah mengerahkan sekitar 10.000 pasukan elite muslim yang diberangkatkan dari Afrika pada 827. Kemudian, mereka tiba di pesisir barat Pulau Sisilia dan terjadi perang dengan pasukan bangsa Romawi. Karena jumlah pasukan yang tidak seimbang, pasukan Romawi berhasil dipukul mundur hingga ke kota Palermo dan Syracuse di sisi utara dan timur.

Sayangnya, pemimpin pasukan yang bernama Al – Furat tidak mampu mengepung Palermo. Dan hanya berselang satu tahun dari perang ini, beliau meninggal dunia karena sakit.

Alhasil, pasukan muslim kemudian diserang balik oleh pasukan bangsa Romawi yang memakai kapal dari Laut Aegea. Dengan berbagai tekanan dari pihak musuh serta penyakit, kaum muslimin saat itu sudah hampir di ujung tanduk dan nyaris kalah.

Mujurnya, pada 830, pasukan dari Dinasti Umayyah tiba dalam waktu yang tepat. Mereka datang dari Spanyol yang saat itu sudah dikuasai Dinasti Umayyah dan membantu pasukan muslimin di Sisilia. Di sinilah terjadi perang besar yang berhasil mengalahkan bangsa romawi.

Pengelolaan Pulau Sisilia

Selanjutnya, Pulau Sisilia dijadikan sebuah basis pemerintahan baru oleh Ziyadatallah I. Ia mengirimkan sepupunya bernama Abu Fihr Muhammad ibn Abd-Allah sebagai gubernur di Palermo.

Sisilia menjadi sebuah kota yang masuk di bawah kekuasaan Dinasti Aghlabiyah. Kota – kota dan pedesaan yang bernafaskan Islam mulai dibangun dengan pusat pemerintahan di Palermo.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Selat Gibraltar: Abadinya...
Selat Gibraltar: Abadinya Nama Sang Panglima Perang Islam dalam Peta Dunia
Mengenal 7 Masjid Terindah...
Mengenal 7 Masjid Terindah di Eropa, Ada yang Dibangun pada Abad 16 Masehi
Khulafaur Rasyidin,...
Khulafaur Rasyidin, Contoh Kepemimpinan yang Sukses dalam Sejarah Islam
Lirik Syair Tob Tobi...
Lirik Syair Tob Tobi Tob (Sawt Al-Safiri Al-Bulbuli) Arab, Latin dan Artinya
Kisah Hikmah : Ketika...
Kisah Hikmah : Ketika Khalifah Harun Al Rasyid Menangis
3 Penyebab Keruntuhan...
3 Penyebab Keruntuhan Dinasti Abbasiyah, Salah Satunya karena Meninggalkan Syariat Islam
Rekomendasi
7 Hewan yang Memanfaatkan...
7 Hewan yang Memanfaatkan Magnet Bumi untuk Navigasi
13 Gempa Bumi Berkuatan...
13 Gempa Bumi Berkuatan di Atas 8 SR yang Pernah Guncang Dunia
Isyarat Aneh Muncul...
Isyarat Aneh Muncul dari Langit, Ada Apa dengan Alam Semesta?
Artikel Terkini
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Cerita Unik Khalifah...
Cerita Unik Khalifah Al-Mahdi: Bangun Insfrastruktur Makkah dan Tradisi Parfum di Masjidil Haram
Data Kemenhaj, 6.333...
Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
6 Keistimewaan Masjidil...
6 Keistimewaan Masjidil Haram yang Jarang Diketahui Jemaah Haji
Infografis
Penemuan-penemuan Ilmuwan...
Penemuan-penemuan Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved