Kisah Bijak Para Sufi: Si Bebal di Kota Agung

Kamis, 23 Juli 2020 - 06:08 WIB
loading...
Kisah Bijak Para Sufi:...
Mula-mula disangkanya orang lain itu pasti dirinya sendiri. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
ADA berbagai macam kesadaran. Hanya satu yang benar. Manusia tertidur, tetapi ia mesti bangun dengan cara yang benar. Ada sebuah kisah tentang Si Bebal yang bangunnya keliru. (Baca juga: Akal-Akalan Menyiasati Sumpah )

Si Bebal ini datang ke sebuah kota besar, dan ia kebingungan melihat banyaknya orang di jalanan. Muncullah kekhawatirannya bahwa jika nanti ia tertidur dan bangun, ia tak bisa lagi menemukan dirinya di tengah kerumunan orang yang ramai. Karena itu, ia pun mengikatkan sebuah labu di mata kakinya agar ia bisa mengenali dirinya. (Baca juga: Cara Menangkap Kera)

Seorang yang suka iseng, mengetahui apa yang dikerjakan Si Bebal, menanti hingga ia pulas tertidur. Dilepaskannya ikatan labu itu dari kaki Si Bebal lalu dikaitkannya ke kakinya sendiri. Ia pun berbaring di lantai dan tidur. (Baca juga: Kebijaksanaan yang Diperjualbelikan )

Si Bebal bangun lebih dahulu dan melihat labu itu. Mula-mula disangkanya orang lain itu pasti dirinya sendiri. Tetapi kemudian, ia menyerang orang itu, sambil berteriak lantang, "Demi langit, kalau kau itu aku, lalu siapa dan mana pula aku!" (Baca juga: Tiga Nasihat Berharga dari Burung yang Tertangkap )

===
Idries Shah dalam Tales of The Dervishes yang diterjemahkan Ahmad Bahar dengan judul Harta Karun dari Timur Tengah - Kisah Bijak Para Sufi , menyebutkan kisah ini, yang juga muncul dalam kumpulan lelucon Mulla Nasruddin yang terkenal di Asia Tengah, termuat dalam karya klasik spiritual Salaman dan Absal karya penulis dan ahli mistik abad kelima belas, Abdur-Rahtuan Jami. Ia datang dari Oxus dan wafat di Herat setelah mengukirkan namanya sebagai salah satu tokoh sastra terdepan dalam bahasa Persia.(Baca juga: Ujian Kekayaan: Dari Tiga Orang, Hanya Lulus Satu Orang)

Abdur-Rahtuan Jami memunculkan banyak ketidaksukaan di kalangan pemuka agama karena keterusterangannya, terutama pernyataannya bahwa ia tidak mempunyai guru kecuali ayahnya sendiri. (Baca juga: Para Pelayan dan Rumah )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Kisah Hikmah : Perempuan...
Kisah Hikmah : Perempuan yang Sering Menangis karena Allah
Kisah Qarun dalam Al-Quran:...
Kisah Qarun dalam Al-Qur'an: Dari Orang Saleh Menjadi Binasa karena Harta
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Kisah Hikmah : Tidak...
Kisah Hikmah : Tidak Melakukan Ibadah Haji Tapi Dapat Pahala Haji, Kok Bisa?
Kisah Bulan Zulhijjah...
Kisah Bulan Zulhijjah : Diijabahnya Doa Nabi Zakaria Mendapatkan Keturunan di Umur 90 Tahun
Rekomendasi
Inti Bumi Bocor Menyebabkan...
Inti Bumi Bocor Menyebabkan Bumi Setiap Tahunnya...
Hebohkan Thailand, Tiang...
Hebohkan Thailand, Tiang Misterius Mendadak Muncul di Langit
Bagian Matahari yang...
Bagian Matahari yang Belum Pernah Dilihat Manusia Menampakan Wujudnya
Artikel Terkini
Populer di Bulan Safar...
Populer di Bulan Safar : Mengapa Ada Tradisi Rebo Wekasan di Indonesia?
Teladan Rasulullah SAW...
Teladan Rasulullah SAW kepada Tetangga: Akhlak Mulia yang Tetap Relevan hingga Kini
5 Adab Bertetangga dalam...
5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Orang yang Mengganggu...
Orang yang Mengganggu Tetangganya Bukan Mukmin, Ini Dalil Hadis dan Penjelasan Ulama
Butuh 7 Hari, CQF Bangun...
Butuh 7 Hari, CQF Bangun Masjid Pertama Asmaul Husna di Aceh Tamiang
Kasus Teror Tetangga...
Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Infografis
Moskow, Kota Muslim...
Moskow, Kota Muslim Terbesar di Benua Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved