Larangan Menyemir Uban dengan Warna Hitam, Ini Alasannya
Sabtu, 13 Mei 2023 - 23:52 WIB
loading...
A
A
A
Dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Di akhir zaman nanti akan ada sekelompok orang yang menyemir rambutnya dengan warna hitam bagaikan tembolok burung dara. Mereka tidak akan mencium bau surga." (HR Abu Daud 4212)
Riwayat lain dari Abu Darda', Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang menyemir uban dengan warna hitam maka Allah akan menghitamkan wajahnya pada hari Kiamat nanti." (Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 10/355 mengatakan, 'Diriwayatkan oleh Thabrani dan Ibnu Abi Ashim dari Abu Darda' secara marfu' dan sanadnya tidak terlalu lemah)
Lantas warna apa yang dianjurkan ketika menyemir uban? Dalam beberapa riwayat disebutkan hendaknya menggunakan hinna' (pacar) dan katm (inai) yang identik dengan warna merah kecoklatan atau kuning. Dari Abu Dzar radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ أَحْسَنَ مَا غَيَّرْتُمْ بِهِ الشَّيْبَ الْحِنَّاءُ وَالْكَتَمُ
"Sesungguhnya bahan terbaik yang kalian gunakan untuk menyemir uban adalah hinna' (pacar) dan katm (inai)." (HR. Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An Nasa'i)
Di zaman modern ini, hinna' (pacar) dan katm (inai) ditafsirkan sebagai warna merah kecoklatan atau coklat tua oleh beberapa kalangan ulama. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata: "Seorang yang menyemir rambutnya dengan hinna melewati Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam, maka beliau berkata "Bagus sekali orang itu." Kemudian lewat lagi seseorang di depan beliau seorang yang menyemir rambutnya dengan hina dan katm, maka beliau berkata "Bagus sekali orang itu." Kemudian lewat lagi seseorang yang menyemir rambutnya keemasan, maka beliau berkata, 'Yang ini lebih baik dari yang lainnya." (HR Abu Daud 4211)
Baca Juga: Anjuran Menyemir Uban dengan Warna Merah Atau Kuning
Riwayat lain dari Abu Darda', Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang menyemir uban dengan warna hitam maka Allah akan menghitamkan wajahnya pada hari Kiamat nanti." (Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 10/355 mengatakan, 'Diriwayatkan oleh Thabrani dan Ibnu Abi Ashim dari Abu Darda' secara marfu' dan sanadnya tidak terlalu lemah)
Lantas warna apa yang dianjurkan ketika menyemir uban? Dalam beberapa riwayat disebutkan hendaknya menggunakan hinna' (pacar) dan katm (inai) yang identik dengan warna merah kecoklatan atau kuning. Dari Abu Dzar radhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ أَحْسَنَ مَا غَيَّرْتُمْ بِهِ الشَّيْبَ الْحِنَّاءُ وَالْكَتَمُ
"Sesungguhnya bahan terbaik yang kalian gunakan untuk menyemir uban adalah hinna' (pacar) dan katm (inai)." (HR. Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An Nasa'i)
Di zaman modern ini, hinna' (pacar) dan katm (inai) ditafsirkan sebagai warna merah kecoklatan atau coklat tua oleh beberapa kalangan ulama. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata: "Seorang yang menyemir rambutnya dengan hinna melewati Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam, maka beliau berkata "Bagus sekali orang itu." Kemudian lewat lagi seseorang di depan beliau seorang yang menyemir rambutnya dengan hina dan katm, maka beliau berkata "Bagus sekali orang itu." Kemudian lewat lagi seseorang yang menyemir rambutnya keemasan, maka beliau berkata, 'Yang ini lebih baik dari yang lainnya." (HR Abu Daud 4211)
Baca Juga: Anjuran Menyemir Uban dengan Warna Merah Atau Kuning
(rhs)
Lihat Juga :