Jawaban Cerdas Imam Syafi'i Saat Ditanya Laki-laki yang Gemar Debat Kusir
Kamis, 15 Juni 2023 - 22:54 WIB
loading...
Imam Syafii bisa dijadikan teladan ketika menghadapi orang-orang bodoh (jahil). Foto ilustrasi/ist
A
A
A
Imam Syafi'i (Abu Abdillah Muhammad bin Idris Asy-Syafi'i) adalah seorang Ulama dengan level mujtahid mutlak yang fatwanya diikuti umat Islam. Imam besar yang wafat 204 Hijriyah ini patut kita teladani saat menghadapi orang-orang bodoh (jahil).
Ada satu kisah beliau yang sangat menarik diceritakan Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq bersumber dari Kitab Al-Mausu'atul Akhlaq wal Zuhud war Raqaa-iq (2/114). Seorang laki-laki yang dikenal sangat bawel dan gemar debat kusir suatu hari mendatangi Imam Syafi'i. Setelah sejenak berbasa-basi, ia mengajukan sebuah pertanyaan yang telah ia siapkan sebelumnya, dengan tujuan untuk mengejek atau menguji sang imam.
كيف يكون إبليس مخلوقًا من النار، ويعذبه الله بالنار؟!
Artinya: "Bagaimana bisa Iblis makhluk yang tercipta dari api, Allah menyiksanya dengan api (neraka)?"
Imam Syafi'i rahimahullah terdiam sejenak. Lalu beliau beranjak mengambil sebongkah tanah yang mengeras, lalu tiba-tiba beliau menghantamkannya ke tubuh orang tersebut. Tentu saja laki-laki itu langsung mengaduh kesakitan. Wajahnya meringis menahan sakit sekaligus memerah karena marah.
Dengan tenang Imam Syafi'i bertanya:
هل أوجعتك؟
Artinya: "Apakah pukulan itu menyakitimu?"
نعم، أوجعتني
Artinya: "Iya tentu saja aku kesakitan!" Jawab laki-laki itu dengan nada kesal.
Imam Syafi'i lalu berkata:
كيف تكون مخلوقا من الطين ويوجعك الطين؟!
Artinya: "Lah, bagaimana bisa makhluk yang diciptakan dari tanah bisa tersakiti dengan sebongkah tanah?"
Ada satu kisah beliau yang sangat menarik diceritakan Ustaz Ahmad Syahrin Thoriq bersumber dari Kitab Al-Mausu'atul Akhlaq wal Zuhud war Raqaa-iq (2/114). Seorang laki-laki yang dikenal sangat bawel dan gemar debat kusir suatu hari mendatangi Imam Syafi'i. Setelah sejenak berbasa-basi, ia mengajukan sebuah pertanyaan yang telah ia siapkan sebelumnya, dengan tujuan untuk mengejek atau menguji sang imam.
كيف يكون إبليس مخلوقًا من النار، ويعذبه الله بالنار؟!
Artinya: "Bagaimana bisa Iblis makhluk yang tercipta dari api, Allah menyiksanya dengan api (neraka)?"
Imam Syafi'i rahimahullah terdiam sejenak. Lalu beliau beranjak mengambil sebongkah tanah yang mengeras, lalu tiba-tiba beliau menghantamkannya ke tubuh orang tersebut. Tentu saja laki-laki itu langsung mengaduh kesakitan. Wajahnya meringis menahan sakit sekaligus memerah karena marah.
Dengan tenang Imam Syafi'i bertanya:
هل أوجعتك؟
Artinya: "Apakah pukulan itu menyakitimu?"
نعم، أوجعتني
Artinya: "Iya tentu saja aku kesakitan!" Jawab laki-laki itu dengan nada kesal.
Imam Syafi'i lalu berkata:
كيف تكون مخلوقا من الطين ويوجعك الطين؟!
Artinya: "Lah, bagaimana bisa makhluk yang diciptakan dari tanah bisa tersakiti dengan sebongkah tanah?"
Lihat Juga :